Selasa, 18 September 2012

Puding [lagee] Coklat





Puding kali ini aku bikin yang rasa coklat. Aku pakai nutrijel coklat. Untuk vla nya aku pakai susu kental manis putih dan air 150 ml trus aku kasih parutan coklat block jadi warnanya agak kecoklatan. Untuk pengental jangan lupa tambahkan 1 sendok makan tepung maizena yang dicairkan.

Jumat, 14 September 2012

Puding Mangga dengan Vla Mangga




Baru kali aku bikin puding dilengkapi fla. Puding yang aku bikin puding susu instan rasa mangga. Untuk fla nya aku bikin pakai pop ice rasa mangga. Cara memasak pudingnya pasti dah ngerti donk, cuma dikasih air trus aduk-aduk sampai mendidih. Masukkan cetakkan terus didinginkan di lemari es. Nah untuk masak fla nya, masak satu sachet dengan 150 ml air, setelah matang tambahkan satu sendok tepung maizena yang dicairkan. Oiya, lebih enak lagi kalo dikasih potongan mangga. Selamat mencoba!!!

Kamis, 13 September 2012

Akan Kau Didik Jadi Apa Anakmu, Jadi Profesional/Da'i/Hafidz(ah)???


Yach walaupun belum punya anak [belum nikah juga, haha.. gak ada yang nanya ya], gak papa donk ngebahas tentang anak. Ini berawal dari obrolan beberapa waktu yang lalu dengan seorang "super mama" [baca:ummahat]. Beliau berputra tujuh dan aku salut dengan cara beliau mendidik anak-anaknya. Anak pertama beliau tahun ajaran ini masuk SMA. Nah waktu si sulung cari sekolah, uminya justru yang lebih dag dig dug dibanding si sulung. Dari obrolan tentang sulungnya yang lagi bingung mau sekolah dimana [akhirnya sekolah di satu-satunya SMA IT di sini], akhirnya kita ngobrol tentang pendidikan anak. Orang tua harus tepat memilihkan pendidikan yang terbaik buat putra-putrinya. Tapi pilihan itu juga tidak memaksakan si anak. Anak juga kudu diberi kebebasan untuk memilih. Apa yang menjadi pilihan si anak, ketika itu memang sesuatu yang baik untuk masa depannya, maka orang tua sebaiknya mensupport. Tapi jika pilihan itu gak baik untuk masa depannya, orang tuanya seharusnya memberi arahan atau memberi alternatif pendidikan yang lain.

Mau dibawa kemana pendidikan si anak, kampus atau pondok???? Beberapa yang aku amati, orang tua [ummahat] yang backgroundnya kampus, anak-anaknya juga akan diarahkan buat kuliah, yang backgroundnya pondok, anak-anaknya juga akan diarahkan ke pondok. Masing-masing pasti ada positif dan negatifnya. Bukan berarti yang di kampus itu semuanya negatif dan yang di pondok semuanya positif, malah kadang yang lulusan kampus justru lebih militan dari lulusan pondok. Tapi ada juga yang kampus tapi gak maksimal pembinaannya, dan ada juga yang mondok pemahaman ilmu syar'i nya oke tapi jiwa harokinya juga oke. Ya saya ngomong gini gak asal ngomong, ini berdasarkan hasil interaksiku dengan anak-anak ummahat. Ada seorang anak ummahat yang sejak SMP dan SMA sudah diarahkan untuk ke pondok, tapi karena bukan kemauan si anak, akhirnya si anak keluar bahkan ada yang kabur dari pondok. Setelah keluar dari pondok dan ngelanjutin SMA aku lihat dia enjoy dengan aktivitasnya. Ada juga anak ummahat yang diarahkan ke kampus tapi dengan syarat selama kuliah kudu ngaji, pada kenyataannya dia ngajinya kurang eksis.

Belum terlambat untuk merancang mau kita arahkan kemana anak-anak kita. Lihatlah potensi dan minat mereka. Arahkan mereka untuk menjadi salah satu diantara 3 ini. Apakah akan menjadi seorang profesional [dokter, bidan, farmasist, guru, dosen, businessman, akuntan, dll]? Apakah akan menjadi seorang da'i? Apakah akan menjadi seorang hafidz/ah? Pilihan pertama akan diarahkan ke kampus. Pilihan kedua dan ketiga akan diarahkan ke pondok. Kampus atau pondok gak masalah yang penting mereka enjoy bukan terpaksa dan punya visi yang jelas ke depan mereka mau jadi apa. Yang terpenting adalah ketika di kampus, mereka harus lebih dikuatkan untuk ngaji dan dakwah sehingga kelak menjadi profesional yang paham din dan militan. Ketika di pondok, itu memang benar keinginan mereka sehingga enjoy dengan kehidupan di pondok dan tetap diasah jiwa harokinya sehingga setelah lulus ilmunya bisa bermanfaat untuk umat dan juga punya jiwa gerak. Semoga Alloh menganugrahkan kita kelak putra-putri yang sholih-sholihah, mujahid-mujahidah dan menjadi generasi yang berkontribusi bagi kejayaan Islam. Aamiin...eh, by the way...itu semua gak akan terkabul kalo belum nikah. So, doa tadi didahului dulu dengan doa yang ini, semoga Alloh mendatangkan pasangan yang terbaik [mujahid, aamiin] di saat yang terbaik pula, hehehe... aamiin...semangat yach ^_^

Kamis, 06 September 2012

Martambak Kurma Coklat Keju



Hobi masak yang kadang muncul kadang tenggelam [itu mah namanya bukan hobi ya ^_^], kemaren lagi muncul. Aku dapet pinjeman buku resep dari seorang ibu pemilik warung makan. Judulnya Variasi Martabak Manis. Penasaran sama si martabak manis ini, akhirnya kemaren bareng haidar [uminya haidar lebih tepatnya] kita beraksi selayaknya master chef. Ni aku bagi-bagi resepnya. Resep ini bukan buatanku, tapi buatan Ibu Lilly T Erwin yang ada di buku "Variasi Martabak Manis". Kalo pengen miliki bukunya, bisa dicari di Gramedia terdekat. Ini nich resep dasar martabak manis. Selamat mencoba ^_^

BAHAN:
  1. 500 gr tepung terigu segitiga
  2. 1/2 sdt ragi butiran, rendam dengan 1 sdm air
  3. 1/4 sdt soda kue
  4. 100 gr gula pasir
  5. 700 ml air/santan hangat
  6. 3 butir telur ayam (pisah putih dan kuningnya)
  7. 1/2 sdt garam
  8. Mentega untuk mengoles
CARA MEMBUAT:
  1. Campur 500 gr tepung terigu dengan gula, soda kue dan ragi, lalu aduk rata sambil dituangi santan atau air hangat sedikit demi sedikit dan kuning telur hingga habis
  2. Kocok putih telur hingga mengembang (tidak kaku)
  3. Masukkan putih telur ke dalam adonan tepung, aduk rata kembali dan diamkan selama 2 jam
  4. Siapkan cetakan martabak, panaskan di atas api sedang hingga panasnya benar-benar merata memanasi wajan namun tidak terlalu panas
  5. Tuang adonan martabak ke dalam cetakan, biarkan sejenak. Lalu tutup hingga adonan matang, rata bagian atasnya.
  6. Sebelum diangkat dari api, olesi terlebih dahulu dengan mentega sambil ditaburi isi sesuai selera [coklat, susu, keju, kurma]. Angkat dari api.
  7. Potong martabak menjadi dua bagian dan olesi bagian luarnya dengan mentega lunak
  8. Siap dihidangkan

Minggu, 02 September 2012

Hot Chicken Macaroni Yummy

Lama aku gak nyoba-nyoba resep baru. Kemaren aku nyoba bikin sesuatu yang belum aku bikin sebelumnya. Sebenernya ini makaroni udah aku beli sejak sebelum bulan puasa, tapi baru aku masak kemaren. Aku bikin tanpa liat contoh resep padahal sebenernya dibalik kemasan makaroninya ada resep saosnya, tapi berhubung bahan-bahan yang ada di resep itu aku gak punya di rumah, jadi saosnya aku bikin kayak saos spagheti yang pernah aku posting juga di sini. Jadi rasanya ya mirip sama spagheti cuma bentuknya aja yang beda. 1 bungkus kecil makaroni 200 gr bisa untuk 2 atau 3 porsi. Kemaren aku bikin 2 porsi terlalu banyak jadi mending untuk 3 porsi biar gak terlalu banyak.

Rabu, 22 Agustus 2012

Kado Lebaran Buat Mamah Papah

Seperti halnya orang tua yang lain, orang tuaku punya kebiasaan kalo lebaran memberikan hadiah kepada mbah [orang tua mamah papahku]. Menurutku itu sebuah kebiasaan baik yang perlu ditiru. Dengan memberi hadiah, itu menunjukkan sebuah perhatian. Akupun berusaha mencontoh orang tuaku. Sejak aku punya tambahan uang saku sendiri [ya walaupun tidak seberapa], aku selalu mencoba menyisihkan uang sakuku itu untuk membeli hadiah buat ortu saat lebaran. Bingung juga ya mau mbeliin apa, walaupun cuma setahun sekali ngasihnya. Buat papah udah pernah mbeliin baju koko, peci, sorban. Buat mamah udah pernah mbeliin mukena, kerudung. Barang-barang itu juga mereka udah punya banyak. Bingung juga kali ini mau mbeliin apa, akhirnya buat papah yang hobi baca, aku belikan 2 buah buku tentang haji. Buat mamah aku belikan kerudung yang ukurannya agak lebar. Alhamdulillah kemaren pas lebaran dipake, cantik lho...he... Oya biasanya aku selalu selipkan ucapan di dalam kado itu. Tapi kemaren aku gak sempet nulis or ngetik ucapannya, tapi yang ingin aku sampaikan pada beliau gak jauh dari apa yang aku sampaikan pada beliau tahun lalu. Ucapan tahun lalu itu aku print dan sama papah ditempel di tembok kamarnya [waktu belum pindah rumah] dan aku sempet memotretnya.
Mah...Pah...semoga mamah papah diberi kesehatan, diberi umur panjang yang barokah, tambah ganteng 'n cantik :-), tambah rajin beribadah, cepet jadi mbah kakung dan mbah uti, hehehe...aamiin...Semoga Alloh mengabulkan cita-cita mamah dan papah untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5. Doakan kami agar menjadi anak sholih dan sholihah, bahagia dunia dan akhirat. Aamiin ya Robbal'aalamiin...We love you all ^_^ 



Minggu, 19 Agustus 2012

Aku Baru Mengerti Arti Pelukan Itu

Beberapa bulan yang lalu, aku mendapat sebuah pelukan dari seorang yang jarang sekali beliau melakukannya padaku walaupun kami sering sekali bertemu. Pelukan itu dia berikan saat aku pulang silaturahmi dari rumah beliau. Ya memang aku sedang ada masalah saat itu, tapi tak biasanya beliau melakukan itu. Aku anggap bukan masalah yang begitu berat bagiku. Setelah sekian bulan, baru kumengerti arti pelukan itu. Ada sesuatu yang beliau sembunyikan dariku. Pelukan itu sebuah bentuk penguatan padaku yang tak beliau ungkapkan melalui lisan karena beliau tak ingin membuatku semakin sedih dengan masalahku. Terimakasih kau telah memelukku saat itu, mungkin benar aku akan sedih jika dulu kau ungkapkan semua, dan itu tak kau lakukan. Setelah kutahu, saat ini bukan sedih yang kurasa, rasa syukur padaMu ya Alloh atas semua ini, betapa sesungguhnya dia menyayangiku walaupun tak beliau lisankan, tapi aku merasakannya. Terimakasih telah membimbingku hingga saat ini, doakan aku agar selalu istiqomah dan selalu mengingat dan melakukan nasihat-nasihat berhargamu hingga kelak aku menjadi wanita tangguh sepertimu [semoga bisa lebih tangguh darimu]. Aku mencintaimu karena Alloh, mba.... (!_!)

Sabtu, 18 Agustus 2012

Download MP3 Takbiran

Alhamdulillah...terdengar lagi takbir di malam Idul Fitri tahun ini. Aku punya file mp3 kalimat takbir, sila yang mau, bisa didownload di sini. Setelah didownload, mari kita dengarkan dan renungkan maknanya. Met Idul Fitri kawan...taqobbalalloh minna wa minkum, maapin salahku ya...

Jumat, 17 Agustus 2012

Alloh Sayang Padaku

Tidak mudah memunculkan sebuah khusnudzon. Setiap sesuatu terjadi yang tidak sesuai mau kita, pasti pada awalnya datang kekecewaan dan muncul anggapan bahwa hal itu tidaklah adil menimpa kita. Padahal kita paham benar bahwa sesuatu yang baik menurut Alloh gak selalu baik menurut kita dan sebaliknya sesuatu yang baik menurut kita gak selalu baik menurut Alloh. Walopun sulit, namun mencoba untuk selalu khusnudzon pada Alloh harus kita usahakan. Hingga pada akhirnya semua tersibakkan dan kita bisa mengatakan bahwa Alloh memberi kita ketetapan demikian karena Alloh sayang pada kita dan menyelamatkan kita dari keburukan. Dan berharap ini akan semakin menambah kekhusnudzonan kita pada Alloh di kemudian hari. Kita menjadi semakin yakin bahwa ketentuan yang Alloh tetapkan pada tiap hamba-Nya pasti yang terbaik. Ya Robb, You've saved me...Alhamdulillahirobbil'aalamiin. I do hope You will make my next steps be easier, aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Rabu, 15 Agustus 2012

Akhi...Ukhti...Apa kabar hatimu?

Hati...adalah organ ajaib yang mudah berbolak balik. Hingga Rosul pun mengajarkan pada kita sebuah doa agar Alloh meneguhkan hati kita pada dinNya, "yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'alaa diinika".

Penyakit yang mengakibatkan hati kita sakit bisa menyerang siapa saja, termasuk laki-laki dan perempuan yang mendapat predikat aktivis dakwah. Salah satu penyebab yang membuat hati para aktivis dakwah sakit adalah virus merah jambu. Yang pelan tapi pasti virus itu menggerogotinya hingga hilang rasa malunya melakukan hal-hal yang dilarang oleh syariat dan dibenci Alloh. Astaghfirullohal'adzim...

Penyakit itu bisa berawal dari sebuah interaksi yang awalnya masing-masing menganggap biasa-biasa saja. Interaksi dalam sebuah organisasi dakwah, dalam kepanitian acara-acara keislaman, dalam program kampus seperti KKN, membuat mereka saling berkomunikasi dan saling mengetahui personal si ikhwan maupun akhwat. Awalnya cuma mengirim sms undangan rapat, sms karena memang darurat karena teknis sebuah acara atau ketemuan karena menyerahkan berkas-berkas atau ketemuan membahas suatu program. Ternyata sms dan pertemuan itu gak berhenti sampai disitu. Syaithan sangat lihai menggoda dua orang yang sedang saling jatuh cinta. Syaithan menghias kemaksiatan dengan keindahan. Mereka ikhwan dan akhwat aktivis dakwah menjadi sasaran empuk si syaithan yang gak pantang menyerah. Ditambah dengan berkembangnya teknologi, peluang kemaksiatan akan terbuka lebih lebar. Ada fb, twitter, YM atau yang lain yang membuat komunikasi semakin intens bahkan bisa saling melihat melalui webcam tanpa ada orang lain yang tau[sesaat mereka lupa ada Alloh dan malaikat yang tak pernah alpa mengawasinya]. Astaghfirulloh...

Syaithan menjadikan si ikhwan dan akhwat itu mengikuti hawa nafsunya, menjalin hubungan yang tidak selayaknya dilakukan aktivis islam militan. Mereka selayaknya berpacaran. Sms atau telepon selalu dinantikan dari ikhwan atau akhwat yang dia sukai. Panggilan akhi dan ukhti tergantikan dengan mas dan dek. Janjian ketemuan gak cuma untuk rapat tapi juga untuk sesuatu yang gak penting, sekedar jalan berdua. Berkhalwat sudah berani dilakukan diam-diam karena takut ketahuan teman-teman ngajinya atau bahkan murobbinya. Syaithan berhasil menggoda mereka dan mereka yang sedang terjerat cinta gak menyadari itu, seperti orang mabuk yang tak sadarkan diri. Teman yang mengingatkan dan memberinya nasihat dianggap angin lalu saja.

Beberapa kali membantu menyelesaikan masalah akhwat yang lagi kena VMJ, mereka akan sulit untuk kembali tersadarkan kalo mereka gak punya azzam yang kuat. Ketika yang terkena virus itu adalah adek yang baru ngaji, aku menganggap itu wajar[wajar disini bukan bentuk pelegalan] karena ilmu mereka yang masih harus terus ditambah. Namun dengan pendampingan yang terus menerus dari mba-mba nya dan motivasi untuk bisa menjadi lebih baik, pelan-pelan dia bisa sembuh dari sakit yang disebabkan virus merah jambu itu. Tapi secara pribadi aku tidak bisa mentolerir ketika itu dialami oleh ikhwan akhwat yang sudah pada tingkatan paham dan militan. Yang hobinya ngisi pengajian, yang sukanya tampil di depan untuk ngasih motivasi agar adek-adeknya menjadi muslim-muslimah militan, yang kalo ngomongin dakwah dan jihad semangatnya luar biasa dan selalu di barisan terdepan. Na'udzubillah...akhi dan ukhti...sadarlah!!! Kalian adalah qudwah bagi adek-adekmu...malulah kalian pada Alloh...sadarlah bahwa itu adalah kemaksiatan yang dibenci oleh Alloh...segeralah perbaiki diri...lawanlah virus itu...nasehat-nasehat dari orang-orang di sekitarmu gak akan ada artinya ketika kalian sendiri tidak punya kekuatan untuk mengakhiri kemaksiatan itu.

Lalu pa solusinya? Menurutku sangat mudah, tapi buat yang sedang terjangkiti virus ini mungkin sangatlah susah. Satu solusinya, tutup semua akses untuk komunikasi. Baik sms, telepon, fb, email, chatting, video call dan yang lain. Ganti nomor handphone mu, hapus semua akun media sosialmu. Tanpa komunikasi aku yakin akan  lebih mudah melupakannya. Memutuskan komunikasi tidak akan bertahan lama kalo gak ada kesungguhan. Jadi, solusi kedua adalah sungguh-sungguhlah untuk bertaubat. Yakini bahwa perbuatannya adalah kemaksiatan yang dibenci Alloh dan sungguh-sungguhlah memperbaiki diri. Solusi ketiga, jangan simpan sendiri masalah ini. Kalo disimpan sendiri, pasti akan membuatmu nyaman karena tidak ada yang tahu dan bahkan kamu menikmati kemaksiatan ini. Beritahu teman dekatmu[pastinya harus teman yang sholih/ah yang bisa mengingatkanmu] tentang masalahmu, sehingga temanmu bisa memantau dan menasihatimu. Solusi terakhir adalah doa. Mintalah pada Alloh agar dihindarkan dari fitnah itu dan agar diberi kesungguhan untuk memperbaiki diri.

Beberapa kasus yang aku lihat, ketika ikhwan dan akhwat ada yang sudah saling jatuh cinta terkadang menikah adalah solusi bagi mereka. Tapi menurutku menikahkan mereka bukan sebuah solusi. Bagaimana pernikahan akan barokah ketika diawali dengan kemaksiatan. Sesuatu di awal akan menentukan bagaimana akhirnya. Pernikahan yang dibangun karena nafsu bagaimana akan sakinah mawaddah warohmah??? Ya walopun ada yang setelah menikah mereka jadi lebih baik. Tapi untuk itu butuh perjuangan yang besar.

Akhi...ukhti...apa kabar hatimu? Ketika hatimu terlanjur sakit karena virus merah jambu, segeralah bertaubat...Ketika hatimu dalam kondisi sehat maka janganlah mendekati hal-hal yang mendekatkanmu pada virus merah jambu itu. Takutlah pada Alloh dan berilah qudwah yang baik bagi adek-adekmu. Bagaimana dakwah ini akan tersampaikan ketika kondisi hati si pembawa risalah dakwah ini kacau balau begini. Semoga Alloh senantiasa menjaga hati kita sehingga terhindar dari fitnah cinta dan kelak kita bisa menikmati indahnya cinta yang halal dalam bingkai keluarga ideologis yang terhindar dari nafsu syaithan, aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Minggu, 05 Agustus 2012

Nuzulul Qur'an bukan tanggal 17 Romadhon Kawan!!!

Aku co-past in dari tweet n status fb ku nich...

1. Di msjd2 sktr rmh,malem ni org2 pada memperingati nuzulul Quran.mana tho sumber yg blg klo nuzulul quran itu malam 17rmdn? #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

2. coba deh bc terjemah surat Al-Qodr.disitu ditulis klo AlQuran diturunkan dmalam qadar #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

3. Apa itu malam qodar? Yaitu malam kemuliaan yg lbh baik dr 1000 bln #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

4. Kpn trjd malam qodar? Wallohu a'lam. Rosulululloh cuma ksih qt clue klo mlm itu ada di 10hr trakhr rmdn,trutama dmlm ganjil #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

5. So,nuzulul Quran itu bkn malam 17rmdn kawan... #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

Published with Blogger-droid v2.0.1

Sabtu, 04 Agustus 2012

ijo-item-coklat-biru



Sudah berapa lamakah kalian berjilbab? Kalo aku baru sekitar 10 tahun. Awal aku pake jilbab kalo gak salah tanggal 10 Februari 2002, saat aku di bangku kelas 1 SMA. Awalnya aku gak tau kalo pake jilbab itu wajib. Setelah ikut kajian-kajian keislaman mulailah aku belajar bagaimana berislam secara benar termasuk kewajiban seorang muslimah untuk menutup auratnya. Dan proses hingga aku bisa berjilbab seperti ini pun butuh proses yang tidak singkat dan tidak mudah. Butuh azzam yang kuat itu kuncinya dan organ pendengaran [kuping] kita perlu untuk tidak dimaksimalkan fungsinya [maksudnya???]. Maksudku jangan dengar omongan negatif orang terkait perubahan penampilan [jilbab] kita. Kalopun didengerkan tanggapi aja dengan santai, omongan yang gak enak gak perlu dimasukin ke hati.

Awal pakai jilbab, pakaianku masih biasa seperti belum berjilbab cuma tambah panjang dan tambah tutup kepala [belum bisa dikatakan jilbab]. Aku masih suka pakai celana jeans sama kaos oblong lengan panjang. Bahkan seragam sekolahku pun berbentuk celana longgar yang bisa disulap menjadi seperti rok kalo sletingnya ditutup. Lagi-lagi karena ikut kajian, aku sedikit demi sedikit tersadarkan. Ternyata kriteria jilbab syar'i itu bukan seperti yang selama ini aku pakai. Bahkan jauuuh sekali... Dan aku selalu memperhatikan [ngefans] pada mba-mba yang bergamis dan berjilbab lebar. Sejak awal hatiku berkata "suatu saat nanti aku akan berpakaian seperti itu".

Seiring waktu berjalan, dengan sedikit ilmu yang aku punya, akupun ingin menjadi lebih baik dalam hal berpakaian. Pelan-pelan, perubahan terjadi. Celana jeansku aku ganti dengan rok lebar. Baju osisku yang berbentuk celanapun aku ganti dengan rok betulan. Yang agak kesel dengan hal itu adalah mamahku. Karena dalam waktu beberapa bulan aku harus 3 kali jait seragam sekolah baru. Pertama seragam pendek saat belum berjilbab, kedua seragam panjang tapi model celana dan yang ketiga aku minta dibuatkan seragam panjang dengan bawahan rok. Ya walopun agak kesel, tapi buat orang tua, apa sih yang enggak buat anak. Awal kelas dua aku sudah lebih baik. Kerudung sudah sedikit lebar, kaos kaki coba aku kenakan. Saat itu karena sesama pengurus ROHIS saling menguatkan, kita jadi semakin eksis dengan jilbab kita. Sampe-sampe muncul kekhawatiran dari pihak sekolah, karena jilbab kami yang semakin lebar dan dianggap tidak sesuai aturan seragam yang ditetapkan sekolah. Tapi alhamdulillah kita tetep istiqomah hingga lulus. Bahkan di bangku kelas 3 diantara kami sudah mulai ada yang terkadang pakai gamis.

Aku sendiri mulai mengumpulkan gamis. Pakaian-pakaian mamah yang ada di almari aku pilih-pilih. Yang bentuknya gamis aku minta dan aku pakai. Saat lebaran aku pun minta dibelikan dan dijahitkan gamis bukan rok apalagi celana. Setelah lulus SMA, aku tidak langsung istiqomah mengenakan gamis. Kalau ke kampus aku masih suka pakai rok dan hem panjang. Baru setelah semester 2 aku belajar untuk selalu memakai gamis hingga sekarang.

Sempet pakai gamis bunga-bunga, gamis terang benderang hingga gamis warna-warna soft dan gelap.

Aku teringat sebuah kisah dari ibunda Aisyah. Ketika Aisyah menceritakan sebagian istri para shahabat – pada satu riwayat dikatakan ‘istri para shahabat Mujahirin’ namun pada riwayat yang lain disebutkan ‘istri para shahabat Anshor- “Semoga Allah melimpahkan rahmatNya kepada para istri shahabat Muhajirin. Ketika ayat tentang jilbab turun, mereka robek kain korden lalu mereka kenakan sebagai jilbab sehingga mereka seperti burung gagak”.

Dari kisah itu disebutkan para sohabiah berjilbab seperti burung gagak, artinya berwarna hitam. Kenapa hitam? Karena warna hitam tidak mencolok dan tidak mengundang perhatian [tapi juga tergantung modelnya siy, warna hitam tapi ketat n transparan malah jadinya parah]. Tapi bukan berarti mutlak dan paten harus hitam. Bukan berarti yang paling sholihah dan paling "nyalaf" harus yang hitam. Karena kesolihan dan kefahaman seseorang gak hanya terletak pada warna baju yang dia kenakan saja. Yang penting tidak mencolok dan mengundang perhatian serta tidak bertujuan untuk tabaruj, warna selain hitam bolehlah dipakai. Tentunya dengan memperhatikan kriteria syar'i yang lain seperti tidak ketak, tidak transparan, tidak seperti pakaian laki-laki dan wanita kafir, tidak memakai wewangian, dll.

Cerita panjang begini, sebenernya aku cuma pengen cerita hasil pengamatanku, yang namanya akhwat [termasuk aku], gamis dan kerudung yang sering dipakainya ya gak jauh-jauh dari 4 warna ini yaitu hijau, hitam, coklat dan biru. Kenapa aku bisa bilang begitu, karena tadi pagi waktu beres-beres kamar, aku gantungkan jilbab-jilbabku yang berserakan gak karuan dan gak sengaja terlihat kombinasi warnanya yaitu ijo-item-coklat-biru.

Ini ceritaku tentang jilbalku. Ya walopun aku juga belum berpakaian 100% syar'i [kadang masih suka geje kalo pake baju, he..] tapi aku paham bagaimana yang seharusnya dan ingin selalu berusaha memperbaiki diri.

Aku posting tulisan ini sambil aku ingat nama temen-temen SMA ku. Aku absen yach..tanti, intan, ninki, aulid, rinan, imus, wahyu, icus, rinan, mahar, linta, beti, eida, emi, umi, ryvca, intan, ade, vita, eka. Sementara itu yang masih kuingat, kalo ada yang terlewat maafkan..indahnya mengenang masa-masa bersama kalian. Tetep istiqomah dengan jilbab kita yach..

Published with Blogger-droid v2.0.1

Kamis, 26 Juli 2012

Cerita Tentang Ciput "Punuk Unta"

Semua wanita berkerudung pasti ngerti kaya apa itu ciput dan mungkin hampir tiap hari mereka memakainya supaya berkerudungnya jadi lebih rapi dan nyaman. Aku punya cerita tentang sebuah ciput "punuk unta" yang lagi ngetrend dipake ibu2, tante2 bahkan mba2 dan adek2 pun ikut-ikutan memakainya. Waktu pertama kali liat ada orang pake krudung tapi kok keliatan "njumbul" banget kepalanya, aku inget sebuah hadits [bentar browsing dulu ^_^].

Nah ini ketemu haditsnya. Hadits Muslim nomor 2128 yang berbunyi: “Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dari Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda: Ada dua kelompok ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya Seorang laki-laki yang mempunyai cemeti/cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuki manusia dengannya dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang,bergoyang-goyang dan berlenggak-lenggok , kepala mereka (ada sesuatu) seperti punuk unta yang bergoyang-goyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya padahal bau surga itu dapat dicium dari jarak sekian dan sekian”.

Kaum wanita bener-bener jadi korban mode. Bahkan krudung yang sudah ada aturan syar'i nya pun dibuat model yg aneh2 seperti krudung "punuk unta" itu.

Kembali ke ceritaku tentang ciput itu. Mamahku itu orang yang gampang terkena bujuk rayu para salesman atau penjual2 yang suka nawarkan dagangan. Nah waktu itu aku pulang entah dari mana tau-tau di rumah ngeliat ciput busa "punuk unta" di tempat mamah biasa naroh krudungnya. Aku langsung negatif thingking. Ini pasti mamahku kena bujuk rayu penjual krudung sampe2 ciput model kaya gini dibelinya. Secara di rumah cuma ada 2 perempuan. Gak mungkin donk aku yang beli. Jadilah mamahku sebagai tersangka pemilik ciput itu. Kebetulan saat itu mamah gak ada di rumah. Aku panggil papahku dan menunjukkan ciput itu padanya. Walaupun papahku bukan orang yang paham banget tentang jilbab syar'i, tapi beliau juga gak suka yang neko-neko. Setelah sedikit mbahas tentang mamahku dan ciput anehnya itu akhirnya kami sepakat mengambil busa yang ada di dalam ciput itu dan membuangnya ke atas ternit rumah melalui lubang ternit yang terbuka. Hahaha tanpa sepengetahuan mamahku lenyap sudah "punuk unta" itu, jadi mamahku gak bisa memakainya lagi.

Nah, beberapa pekan lalu mamahku baru menyadari kalo ada sesuatu miliknya yang hilang. Bertanyalah dia padaku dimana ciput itu. Aku jawab gak tahu, haduh boong aku. Maafin aku ya Alloh. Eh, mamahku bilang lagi "mana ya busa ciputnya, itu kan mau dibalikin". Jadi itu ciput milik temen mamah yang mamah pinjem waktu acara wisuda karena mamahku lupa bawa. What?? ternyata si "punuk unta" cuma minjem, padahal kan udah aku buang. Mamahku minta aku nganter ke rumah temenya itu untuk suatu keperluan. Sampenya di sana, mamahku menyampaikan ke temenya kalo sebenernya mau mbaliki ciput yang dulu dipinjamnya tapi tadi dicari gak ketemu2. Temen mamahku bilang, "gak papa bu, pake aja buat kenang-kenangan". Dengan muka innocent aku cuma senyum-senyum sambil ngeliatin muka mereka berdua. Jadilah mamahku tidak akan pake krudung "punuk unta" itu lagi.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Rabu, 18 Juli 2012

sabar

i said :

indahnya hidup seorang insan ktk dia slalu berprasangka baik pd Robb nya.

smg ksabarn slalu menancap kuat dhati qt dlm menjalankan perintahNya,menjauhi laranganNya,menerima takdir dan ujian drNya serta bersabar thd pilihan qt dlm meniti jln dkwh dan jhd ini dg segenap konsekuensiny.

be patient n smile :-) .

yg lg dkasi kesempatan sama Alloh utk membuktikan bahwa sabar itu tak berbatas, bersabar ya...karena memang sabar itu tak berujung. tak akan kau temukan ujungnya walau ke ujung dunia.

my beloved friends answered:

1. :) luv u ukhty,,

2. Yupz aamiin..

3. dalem bgt si mb..kta2x kn q jd tkut,,

4. Laa haula wala kuwwata illa billah

5. Yo..yo2, fighting!

walau ke ujung dunia... Pasti q kan menunggu...

#crisyemodeon#

@_@

Published with Blogger-droid v2.0.1

Let's Evaluate and Prepare Before Romadhon Comes

Esok lusa sudah masuk bulan Romadhon. Dimana-mana, di masjid-masjid, di pengajian-pengajian, di majlis ta'lim, di TPQ semua sudah mengadakan persiapan menyambut bulan mulia ini. Secara pribadi kita pun harus sudah menyiapkannya sekaligus mengevaluasi bagaimana romadhon kita di tahun yang lalu sehingga tahun ini bisa ber-romadhon lebih baik lagi dibanding tahun lalu. Selain mengevaluasi hal ubudiyah, kita juga perlu mengevaluasi diri kita dalam kehidupan bersama. Sering kali seseorang mengalami kekecewaan-kekecewaan dalam kehidupan bersama ketika niatnya tidak lurus. Kadang kekecewaan tersebut membuatnya mutung dan akhirnya mundur teratur dan mulai absen dari aktivitas bersama. Konflik antar personal pun sering terjadi sehingga terkadang mengganggu pelaksanaan amanah. Momen romadhon ini adalah momen yang baik untuk kita mengevaluasi perjalanan kita dalam kehidupan bersama. Mari kita evaluasi...1). Bagaimana keikhlasan kita? Sudahkah apa yang kita lakukan semata-mata karena Alloh, untuk mengharap ridlo-Nya? 2) Bagaimana kesidiqan kita? Jujurkah kita pada Alloh? Pada orang-orang di sekitar kita? Sudah serasikah antara lisan dan hati kita? 3). Sudahkah kita menjadi pribadi yang senantiasa "sam'u wa tho'ah" terhadap kebenaran dan keputusan bersama? 4). Sudahkah kita menjadi pribadi yang disiplin dan mau diatur? Jangan sampai ketidak disiplinan kita mendatangkan musibah atau ujian bersama yang sebenarnya musibah atau ujian itu bisa tidak terjadi ketika kita menjadi pribadi yang disiplin dan mau diatur. Yach memang tidaklah mudah, tapi bukan berarti tidak bisa kan? Mari kita menjadi pribadi yang senantiasa memperbaiki hubungan kita dengan Alloh dengan membaguskan ubudiyah kita, akhlak kita dan menjadi pribadi yang senantiasa memperbaiki kualitas kita dalam kehidupan bersama dan menjaga mu'amalah dengan orang-orang di sekitar kita.

Selasa, 17 Juli 2012

Juni-Bogor n Bandung, Juli-Jogja

Beberapa minggu gak ngeblog, gak nongol di FB, twitter, WhatsApp, YM, g+, g-talk, wes pokoknya ngumpet dari dunia maya dach. Kenapa?? Karena gak ada pulsa internet, bokek.com judulnya hehe...
Wow...kenapa wow? Sebentar lagi bulan Romadhon, sebentar aku itung dulu, kata ortuku yang menganut "aliran" hisab 1 Romadhon jatuh hari Jumat tanggal 20 Juli 2012, itu berarti 3 hari lagi...rindu banget sama yang namanya Romadhon euy... Eh, postingan kali ini belum ngebahas tentang Romadhon. Postingan yang akan datang dech ngebahas Romadhon. Postingan ini cuma pengen cerita 'n bagi-bagi foto jalan-jalanku bareng keluarga ke Bogor-Bandung n Jogja kemaren bulan Juni 'n Juli ini.

Sebenernya aku gak gitu suka kalo diajak ortu pergi. Tapi berhubung lagi libur sekolah jadi gak ada jadwal ngajar 'n objek wisata yang jadi tujuan belum pernah aku datangi sebelumnya, akhirnya aku ikut dech. Ini moment langka juga, jarang banget sekeluarga, aku, masku, papah n mamah pergi keluar sengaja buat jalan-jalan. Dulu waktu aku 'n masku kecil sering jalan-jalan sekeluarga tapi setelah aku 'n masku segede gini kayaknya hampir gak pernah dech menyempatkan plesiran keluarga. So, we enjoyed this trip. Empat hari di Bogor-Bandung, berangkat hari Sabtu malem tanggal 16 Juni sampe rumah Selasa pagi tanggal 19 Juni. Di Bogor hari pertama rencana mau ke Istana Bogor tapi gagal karena kesiangan jalan dari Puncak udah ditutup, walhasil 3 jam duduk di atas bus dari jam 9 sampe jam 12 nunggu jalan di buka.
puncak dari atas bus
Istana Bogor gagal. Next destination is Taman Safari. Jujur aja yach, aku baru pertama kali ini ke Taman Safari, hehe... Di Taman Safari so pasti lah yang diliat binatang. Binatang apa aja ada dech di sini. Yang paling lucu menurutku si zebra. Kenapa lucu? Liat aja tuh kulitnya...kayak lukisan.
si zebra
Di Taman Safari sampe sore hampir menjelang petang. So, hari pertama cuma 1 objek wisata aja terus balik ke tempat nginep di Sangga Buana Hotel. Nginep di sini cuma semalem, esok paginya check out 'n lanjut ke tujuan berikutnya ke Taman Bunga Nusantara, Tangkuban Perahu 'n Ciater.
tempat nginep di bogor
Tujuan pertama di hari kedua adalah Taman Bunga Nusantara. Tempatnya seru buat poto-poto. Wah semua orang mendadak jadi photo model [termasuk aku, hahaha...]. Dan yang jadi photographer adalah masku, walhasil sedikit banget photo yang ada dia nya. Taman Bunga Nusantara is a beatiful place. Sebenernya jenis bunganya biasa aja, tapi karena ditata dengan apik dan dalam jumlah yang banyak dan luas area tanamnya jadi terlihat begitu cantik.


Tujuan berikutnya adalah Tangkuban Perahu dan Ciater. Di Ciater aku gak ngapa-ngapain, tempatnya gak asik, cuma tempat pemandian biasa dan terlalu banyak orang.
my beloved parents, co cwit ^_^

kawah tangkuban perahu
Bulan Juni ke Bogor-Bandung. Bulan Juli giliran ke Jogja. Biasanya aku juga paling males diajak ke Jogja. Kalo yang lain setaun bisa bolak-balik ke Jogja, aku paling setahun sekali pas mudik lebaran. Mumpung lmasih liburan sekolah dan aku gak banyak agenda jadi aku putuskan ikut ke Jogja. Kali ini gak sama mamah 'n kakak. Cuma aku 'n papah yang ke Jogja, diajakin Pak lek, Bu lek 'n sepupu yang sengaja ke Jogja karena libur sekolah. Sekaligus ngajak Bude soalnya mau nengok anaknya Bude yang baru pindahan dari Purbalingga ke Klaten. Berangkat Selasa siang tanggal 10 Juli 'n pulang Kamis pagi 12 Juli. Rencana mau main ke pantai tapi karena pulang dari rumah sepupu di Klaten udah siang so gak jadi ke pantai dech. Pulang dari Klaten mampir di tempat kerajinan keramik di daerah Mbayat. Tau gak aku beli apa? Aku beli gogok. Yang gak tau gogok pasti tau kendhi. Gogok is kendhi. Dari dulu tuh aku pengen banget punya gogok or kendhi. Dulu pas kecil aku punya tetangga depan rumah yang tempat minumnya pake gogok. Sering kali tiap pulang maen aku ke rumah tetangga untuk numpang minum disitu yang airnya dari gogok. Harga gogoknya 10ribu ditawar jadi 7ribu. Dari Klaten mampir dulu ke rumah Pakde di Bangunharjo Bantul. Di sana cuma bentar, soalnya Pak lek udah ditelpon Pak lek satunya lagi yang udah gak sabar di rumah janjian pada mau nonton pertandingan bola Persiba vs Persibo [kalo gak salah]. Semua orang nonton bola di stadion, tinggalah aku sendiri di rumah sampe menjelang magrib. Esok harinya kami pulang ke Purwokerto. Alhamdulillah selamat sampai rumah dan melanjutkan aktivitas kembali.

gogok or kendhi ku

Rabu, 27 Juni 2012

Paling Asik Itu Curhat Sama Alloh

Ibarat sebuah petualangan pencarian harta karun, negri akhirat itu gua tempat harta karun itu disimpan dan perjalan kita di dunia adalah petualangan menuju gua tersebut. Dalam perjuangan menuju gua itu untuk menemukan harta karun pasti tidaklah mudah. Halangan dan rintangan pasti menghadang. Kerikil dan duri pasti kita temui. Untuk menguraikan maksud peta harta karun itupun tidaklah mudah. Begitu pula dalam hidup ini, masalah datang silih berganti. Ujian kerap kali menghampiri. Lalu apa yang mesti kita lakukan saat ujian datang?

Siapa sich yang mendatangkan ujian itu? Alloh kan... Jadi sebelum kita curhatkan pada sahabat kita, adukan dulu semua itu pada Alloh. Kita punya Alloh yang tahu batas kemampuan kita. Curhatkan semua masalah kita sama Alloh dan mintalah solusi pada Alloh. Ketika kita yakin pada Alloh, pasti hati kita tenang. Kalopun ada masa suntuk krn masalah itu, gak butuh waktu lama untuk recovery. Bad mood nya cukup sehari aja. Banyak hal positif yang bisa kita lakukan dan yakin bahwa Alloh punya rencana yang lebih indah untuk kita di masa yang akan datang. Aku merasakan perempuan pasti butuh sahabat untuk mendengar curhatnya dan meluapkan emosinya. Tapi sebelum kita tumpahkan curhat kita pada sahabat-sahabat kita, ingat kita punya Alloh yang sangat dekat dengan kita ketika kita mau mendekatiNya. Adukan semua sama Alloh karena Allohlah yang memberi kita kekuatan untuk menghadapi masalah itu dan pastinya Allohlah yang memberi kita jalan keluar. Beneran deh, paling asyik tuh curhat ya sama Alloh.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Senin, 25 Juni 2012

Semangat Pagi Teman ^_^

Setiap hari kita membuka lembaran baru buku perjalanan kita. Di setiap lembaran itu kadang Alloh "coretkan" kebahagiaan, kesedihan dan ujian baik berupa nikmat/musibah. Semoga Alloh selalu mentakdirkan kebaikan untuk kita dimanapun kebaikan itu berada dan memberi kita keridloanNya di setiap kita membuka lembaran baru buku perjalnan kita itu. Semangat pagi teman...always look forward and face every new day with new spirit.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Kamis, 21 Juni 2012

Sandalku...in memoriam :'(

Entah karena lingkungan yang sudah gak aman lagi atau aku yang kurang hati-hati, aku kehilangan sandal kebesaranku. Walopun udah butut krn emang udah kupake bertahun-tahun tetep aja kesel waktu tau sandalku diambil orang. Padahal aku taroh di teras samping rumah. Biasanya aman-aman aja, cuma kebetulan 3 hari kemaren rumah kosong jadi mungkin kesempatan itu dimanfaatkan sama orang yang suka sama sandalku untuk memiliki sandal itu. Ya sudah lah...itu artinya aku disuruh lebih banyak lagi berbagi..moga aja sandalku itu bermanfaat buat yang mengambilnya.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Rabu, 13 Juni 2012

Rindu Ayah #2

walaupun tampak belakang tapi tetep ganteng ^_^
Kenangan Bersama Ayah
By : Suara Persaudaraan

Dalam sebuah perjalanan menyusuri pantai utara
Berkereta di tengah malam Surabaya - Jakarta
Kuteringat masa indah di masa-masa kecilku
Kenangan bersama ayah di kampung halaman

Sungguh indah
Terlalu manis untuk dilupakan
Sungguh mesra
Meski beriring ketegangan

Suasana pengajian petang seperempat malam pertama
Riuh rendah suara hafalan atau cemeti hukuman
Hening hanya decahan kala epik dipaparkan
Liku-liku perjuangan para pahlawan Islam

Yang gagah perkasa
Di medan perjuangan
Yang tak takut mati
Untuk meraih kemuliaan Islam

Ayah terima kasih nanda haturkan kepadamu
Yang telah mendidik dan membesarkanku bersama ibu
Ayah engkaulah guruku yang terbaik sepanjang usiaku
Yang telah membimbing masa kecilku meniti jalan Tuhanku

Allah s'moga Kau berkenan
Membalas s'gala kebaikannya
Menerimanya, dan meridhoinya
Di hadirat-Mu