Tampilkan postingan dengan label just want to share. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label just want to share. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Juni 2014

Anak Abah dan Umi Tercinta, HASAN...

Tepat 11 hari aku menyandang predikat umi. Sebuah predikat yang kuperoleh dengan sebuah perjuangan yang tak kusangka sebegitu beratnya. Tak dapat kuungkap dengan kata-kata. Namun dapat kuungkap dengan air mata yang spontan mengalir saat kudengar tangismu anakku Hasan. Ingin rasanya langsung kudekap erat dirimu saat itu, namun apa daya, umi masih terkapar di bawah lampu operasi.
Sungguh tak terbayang harus kulalui ini. Setelah umi berjuang hampir 12 jam untuk persalinan normal namun tidak berhasil. Alloh berkehendak lain dan pasti apa yang Alloh kehendaki itulah yang terbaik.
Mamah...sekarang aku telah merasakan perjuangan menjadi seorang umi. Ternyata berat. Maaf ya mah...jika selama ini banyak kesalahan telah kubuat dan itu menyakitimu. Doakan aku ya mah...agar aku bisa mendidik putraku, cucu mamah dan papah tercinta. Sungguh masih sangat panjang perjalananku membesarkan dan mendidik mereka.
Suamiku...sekarang kita telah menjadi abah dan umi. Doa kita untuk dikarunia buah hati penyejuk pandangan telah Alloh kabulkan. Mari kita eratkan pegangan tangan kita. Kita bimbing dek Hasan menjadi seorang mujahid. Ingatkan umi saat umi lupa ya bah... Doakan umi supaya jadi umi yang tangguh. Menjadi menjadi mar'ah sholihah, zaujah sholihah dan ummu murobbiyah seperti yang selalu abah sampaikan pada umi. Maafkan umi ya bah jika umi belum bisa menjadi apa yang abah harapkan. Bimbing dan doakan umi selalu. Umi sayang abah... Semoga Alloh persatukan kita di dunia dan di jannah-Nya, aamiin...
Putraku Hasan...abah memberimu nama Hasan agar kelak engkau menjadi seorang yang dapat mempersatukan kaum muslimin seperti Hasan cucu Rosululloh. Tumbuhlah anakku menjadi pribadi yang sholeh, cerdas, kuat dan berjiwa pejuang. Semoga abah dan umi bisa mengantarmu menjadi pejuang Islam. Abah dan umi sayang dek Hasan.
Robbi...perkenankan doa-doa kami dan ampunkan dosa-dosa kami...aamiin

Di pojok kamar kita ditemani dek Hasan yang sedang bobok nyenyak. Purwokerto, 10 Juni 2014, 02:53

Selasa, 04 Maret 2014

Doaku untuk Kita

Pernah suatu kali di bulan pertama pernikahan kita, kebetulan saat itu adalah bulan romadhon, kau mengirimku sebuah sms yang intinya begini "apa doa yang kau minta setiap kali waktu berbuka?". Diantara sederet doa yang lain, aku hanya kirimkan padamu ini melalui sms
Doaku untuk kita..."Robbi...kuatkan ikatan cinta diantara kami,jadikan kami pasangan suami istri yang selalu bersyukur dan bersabar atas nikmat dan ujian yg Engkau berikan pada kami dalam mengarungi bahtera rumah tangga..karuniakan pada kami buah hati penyejuk mata di waktu terbaik menurut Engkau..
Aamiin..."
Dan ternyata kau simpan smsku itu, dan pada waktu-waktu tertentu dan entah sudah berapa kali kau kirim lagi smsku itu padaku. Selalu saja muncul sebuah perasaan yang sulit aku ungkapkan setiap kali kau kirim ulang smsku itu padaku. Jazakumulloh selalu mengingatkanku untuk selalu bersyukur dan bersabar. Jazakumulloh atas cinta dan kasih sayang yang kau berikan padaku. Maafkan aku jika belum bisa menjadi istri seperti yang kau harapkan. Bimbing aku selalu. Semoga kau selalu gandeng aku dan anak-anak kita kelak menuju jannahNya. Aamiin ya Robb...
Sungguh, aku mencintaimu karena Alloh...

Sabtu, 29 Juni 2013

'Afwan dan Jazakumulloh...

Aku lupa kapan pertama kali berjumpa dengan beliau. Kalau tidak salah sejak saat aku masih duduk di kelas 1 SMA. Saat itu aku masih suka pakai kaos oblong dan celana jeans. Pernah suatu sore aku bertemu dengan beliau di angkot waktu aku mau berangkat les. Saat itu beliau menggendong putri ketiganya yang masih bayi. Sekarang putra-putri beliau sudah 7, subhanalloh. Aku yakin beliau sudah lupa dengan pertemuan itu, tapi aku gak akan lupa. Saat itu aku malu-malu gimanaaaa gitu, gimana gak malu aku belum memakai jilbab sedangkan beliau berpakaian syar'i.
Aku belajar banyak hal dari beliau. Banyaaaaak sekaliiii....Kalo ngobrol sama beliau gak cukup waktu 1 jam. Terkadang 2-3 jam tidak terasa. Pengalaman hidup, perjuangan, pengorbanan, prioritas, totalitas, semuanya...semua aku belajar dari beliau. Semoga Alloh selalu melindungi dan menjaga beliau, suami dan putra-putrinya, aamiin.
Ucapakan terimakasih saja tak sebanding dengan pelajaran-pelajaran berharga yang beliau berikan padaku. Beliau tegas tapi ketegasannya menunjukkan kasih sayangnya. Pernah suatu kali aku ditegur beliau. Wow...teguran itu bikin aku mengalir ngalir. Semingguan aku merenungkan teguran itu. Tapi dampak positif dari teguran itu aku rasakan hingga saat ini dan menjadi satu pelajaran yang gak akan pernah aku lupa.
Aku gak pernah mengungkapkan secara langsung kalo aku sayang beliau, tapi sungguh aku sayang beliau. Bagiku beliau adalah kakak, ibu dan guru. Pertemuan tadi siang semoga menjadi satu kekuatan buatku untuk melangkah ke depan. Sebagai bekal menjadi seorang hamba Alloh, menjadi istri pendamping pejuang Islam, menjadi murobbiyah dan menjadi seorang muqimmuddin. Doakan aku selalu ya mba...semoga kita bertemu dengan kondisi yang lebih baik dari saat ini. Maafkan kalau aku selama ini belum melakukan yang terbaik. Semoga adek-adekku jauuuuuh lebih baik dari aku. 'Afwan atas semua khilafku dan jazakumullah atas semua ilmu yang kau beri.

Sabtu, 25 Mei 2013

Rindu

Aku bersama mereka tapi aku rindu. Sehari semalam kita bercengkerama tapi rindu semakin terasa. Kulihat canda tawa mereka, ku semakin tahu kalau aku rindu mereka. Aku di sini, merekapun di sini, tapi rasa rindu ini tak terganti. Rindu....sungguh ini rindu....ini bukan cemburu, tapi benar-benar rindu. I miss you....biarlah kutitipkan rindu ini hanya padaNya dan Dia-lah yang akan menyampaikan rasa rindu ini pada mereka :'(

Sabtu, 06 April 2013

Donor Yuuuuk!!!


Rekor nich...2 bulan lebih gak ngeposting. Paling kalo buka blog cuma bales komen-komen aja. Sejak di rumah ada bimbel, waktunya lumayan padet buat ngajar, jadi gak sempet nge-posting, padahal sering muncul ide buat ditulis tapi apa daya, kalo ba'da isya udah tepar dan akhirnya terlelap, hehe. Alhamdulillah, pelan-pelan bimbel di rumah berjalan dan mudah-mudahan semakin banyak siswanya dan kedepan bisa lebih OK dan SMART baik siswanya maupun tentornya.

Tepat sebulan yang lalu, 6 Maret 2013...aku membuat sejarah dalam hidupku [yang ini asli lebay,hehehe...]. Yap, baru pertama kalinya seumur hidupku aku menjadi pendonor darah. Sejak dulu aku takut sama jarum suntik gede. Dulu aja waktu sakit thypus, saking gak maunya ketemu jarum suntik infus yang gede itu, aku ngotot gak mau dirawat di rumah sakit. Walhasil, dua kali kena thypus hanya dirawat di rumah saja. Alhamdulillah bisa cepet sembuh, karena ada perawat super keren yaitu mamahku he....[tapi tetep...yang nyembuhin ya pasti Alloh]. Aku beraninya sama jarum yang buat nusuk waktu bekam, yang kecil banget itu lho ujungnya, hehe...

Tapi entah kenapa, 6 Maret yang lalu aku kok tiba2 terinspirasi untuk jadi pendonor darah. Awal ceritanya gini, sehari sebelum donor darah, di pagi hari aku liat acara bincang-bincang di TVRI yang ngebahas tentang donor darah. Disitu dijelasin manfaat dari donor darah. Diantaranya bisa meningkatkan produksi sel darah merah, menurunkan resiko sakit jantung, membakar kalor, dll.
Setelah acara itu, jadi muncul keinginan buat donor darah. Trus siangnya, ada seorang temen akhwat yang sms 'n telfon, tanya-tanya tentang PMI karena dia mau donor. Aku langsung bales aja, yuk kapan-kapan kita donor. Eh lah kok sorenya, Bu Lik ku yang kerja di RRI main ke rumah, trus dia cerita kalo besok pagi di kantornya mau diadain donor darah. Langsung aja aku bilang ke bu lik kalo besok pagi aku mau ikutan donor dan aku ajak temenku yang juga pengen donor. Esok harinya, aku datangi RRI untuk donor darah pertama kali dalam hidupku. Prosesnya sebenernya gak lama, paling 10-15 menit. Tapi karena itu acaranya massal, jadi antrinya yang lumayan lama. Alhamdulillah...hasil tes sesaat sebelum donor aku dinyatakan memenuhi syarat untuk jadi donor. Akhirnya aku request minta diambil darahnya sama petugas yang putri, terus setelah berbaring dan ditusuk lengan kirinya pake jarum yang gede itu, darahku diambil sebanyak 350 cc. Mudah-mudahan bermanfaat bagi yang membutuhkan. Selesai donor, pasti dikasih pembangkit tenaga. Kalo dulu aku liat pas sma, para pendonor diberi mie kuah dan susu hangat, sekarang lebih modern [alias males repot]. Para pendonor dikasih p*p mie, susu kotak dan biskuit. Aku pengen selang 3 bulan dari donor pertamaku [Juni 2013], aku mau donor lagi untuk yang kedua. Itu ceritaku tentang donor darah pertamaku, sekian, terimaksih...hehehe.

Kamis, 27 Desember 2012

4Te:Tilawah,Terjemah,Tahfidz,Tafsir


Hari Sabtu, Ahad dan Senin yang lalu aku mengikuti pelatihan terjemah Al-Qur'an metode TAMYIZ. Penyelenggaranya adalah Komunitas Tamyiz Purwokerto. Penyelenggara menginginkan dari pelatihan tersebut, peserta bisa membagikan ilmunya kepada yang lain. Buatku sendiri, ikut pelatihan tersebut menjadi motivasiku untuk lebih mencintai lagi Al-Qur'an dengan menambah lagi porsi tilawahku, mencoba mengamalkan ilmu TAMYIZ tersebut dengan menerjemahkan Al-Qur'an [walaupun masih pelan-pelan sekali], menambah semangatku juga untuk tahfidz [jadi inget Ummu Syamil, yang sering ngingetin tentang tahfidz], dan terakhir aku juga ingin mengkhatamkan tafsirnya. Inget salah satu pesan ustadzahku, usahakan ketika akhwat itu menyelesaikan tafsir, jadi ketika ummahat bisa mendidik putra/putrinya dengan bekal tafsir yang sudah pernah kita khatamkan. Selain itu, aku juga berencana membagikan ilmu yang aku dapat pada adek-adek TPA ku. Semoga Alloh memudahkan dan menjadikanku seseorang yang mencintai Al-Qur'an dan kelak semoga Al-Qur'an yang aku cintai bisa memberiku syafa'at, aamiin.

Oya, buat teman-teman yang ingin mengetahui dan mempelajari metode TAMYIZ, kalian bisa mengikuti pelatihan yang sepertinya akan rutin diadakan oleh Komunitas Tamyiz Purwokerto. Sesuai kesepakatan di akhir acara pelatihan yang aku ikuti kemarin, rencana akan ada follow up nya, yang akan diselengarakan setiap hari ahad, jam 8 pagi sampai jam 4 sore di Masjid Gelora Indah. Aku tadi mendapat file materi pelatihan TAMYIZ 1, barangkali ada teman-teman yang mau download, sila download di sini. Semoga bermanfaat...salam KTP!!!

Kamis, 20 Desember 2012

Cinta2an ^_^

i love u | u love me | we're best friends like friend should be | with a great big hug n kiss from me 2 u | won't u say u love me too #4mybestsisters
Responses:
1. Love you coz alloh syg..mee too.;)
2. Loving u cz Alloh, so do I..sist..my wings are ready to bring u fly on the miracle of islam
3. yuupz...i lopz u to mb..
4. Haha...:-*
5. He, so sweet...Love u too sist...Smg krn Alloh sja...

Senin, 22 Oktober 2012

Thanks ya Mah...Pah...for Everything

Pernah beda pendapat sama ortu? Beda pendapat antara anak dan ortu itu hal yang wajar. Selama tidak sampai melanggar syari'at itu sah sah saja. Di bulan Dzulhijjah ini aku ada beda pendapat sama ortu. Kami sepakat di awal bulan Dzulhijjah itu sunnah meningkatkan amal sholih. Bedanya, kalo ortu bilang puasa di awal Dzulhijjah ya tanggal 9 yaitu puasa Arofah. Tapi aku bilang perbanyak puasa itu disunnahkan mulai tanggal 1 Dzulhijjah sampai tanggal 9 dan yang paling utama itu tanggal 9 nya. Ortu ngotot dengan pendapatnya karena mereka berdua mendengar penjelasan dari ustadz mereka. Aku pun ngotot boleh puasa sejak tanggal 1 karena emang ada haditsnya, aku pernah baca haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan hadits tersebut shohih.
عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, ...(HR. Abu Daud no. 2437. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Sejak tanggal 1 aku shoum, aku gak ngasi tau kalo aku puasa Dzulhijjah. Aku cuma bilang "besok aku mau shoum, besok bangunin saur ya...". Hari pertama shoum ortu no comment. Hari kedua ketiga mereka mulai tanya "lho...hari ini puasa? puasa apa?". Mereka mengira aku puasa daud, tapi kok berturut-turut ya... Suatu pagi aku masih tiduran di kamar. Mamah lagi nyetrika, papah seperti biasa tiap ba'da shubuh seteleh tilawah beliau baca-baca buku agama. Mereke mulai ngobrolin tentang aku yang katanya puasa tapi gak ada dasarnya. Mamah mengulangi kalimat ustadz yang katanya disunnahkan memperbanyak amal tapi bukan dengan shoum 9 hari berturut-turut. Papah mulai membuka buku-bukunya, papah bilang ke mamah "ini di Riyadus shalihin ada perintahnya tapi kok gak disebutkan haditsnya ya". Mereka berdua pun heboh. Aku dari dalam kamar ngomong ke mereka "hhmmm...pagi pagi udah pada heboh". Mamah masuk kamarku mengambil sesuatu sambil mengulangi kalimat ustadznya. Aku cuma bilang "Mah, aku mengamalkan sesuatu itu gak asal mengamalkan, aku juga tau ilmunya. Ada hadits riwayat Abu Daud dan shahih". Setelah aku bilang begitu, sudah dech gak ada lagi obrolan lagi tentang puasa Dzulhijjah. Aku tetap melanjutkan shoum dan ortu tetap tidak shoum. Tapi kalo pagi papah bangunin aku sahur dan tiap buka mamah mbikinin teh hangat dan menyiapkan makan buat buka. Itulah orang tua, walopun gak sepakat dengan kita tapi ya tetap mendukung kita. Bener dech kata lagunya Afiqah (bintang iklan oreo) "mamaku yang tercinta, you are my everything for me". Tapi sku sedikit ubah lagunya Afiqah "mama papaku tercinta, you are my everything for me (after Alloh and Muhammad) ^_^.
Thanks ya mah...pah...for everything.

Kamis, 13 September 2012

Akan Kau Didik Jadi Apa Anakmu, Jadi Profesional/Da'i/Hafidz(ah)???


Yach walaupun belum punya anak [belum nikah juga, haha.. gak ada yang nanya ya], gak papa donk ngebahas tentang anak. Ini berawal dari obrolan beberapa waktu yang lalu dengan seorang "super mama" [baca:ummahat]. Beliau berputra tujuh dan aku salut dengan cara beliau mendidik anak-anaknya. Anak pertama beliau tahun ajaran ini masuk SMA. Nah waktu si sulung cari sekolah, uminya justru yang lebih dag dig dug dibanding si sulung. Dari obrolan tentang sulungnya yang lagi bingung mau sekolah dimana [akhirnya sekolah di satu-satunya SMA IT di sini], akhirnya kita ngobrol tentang pendidikan anak. Orang tua harus tepat memilihkan pendidikan yang terbaik buat putra-putrinya. Tapi pilihan itu juga tidak memaksakan si anak. Anak juga kudu diberi kebebasan untuk memilih. Apa yang menjadi pilihan si anak, ketika itu memang sesuatu yang baik untuk masa depannya, maka orang tua sebaiknya mensupport. Tapi jika pilihan itu gak baik untuk masa depannya, orang tuanya seharusnya memberi arahan atau memberi alternatif pendidikan yang lain.

Mau dibawa kemana pendidikan si anak, kampus atau pondok???? Beberapa yang aku amati, orang tua [ummahat] yang backgroundnya kampus, anak-anaknya juga akan diarahkan buat kuliah, yang backgroundnya pondok, anak-anaknya juga akan diarahkan ke pondok. Masing-masing pasti ada positif dan negatifnya. Bukan berarti yang di kampus itu semuanya negatif dan yang di pondok semuanya positif, malah kadang yang lulusan kampus justru lebih militan dari lulusan pondok. Tapi ada juga yang kampus tapi gak maksimal pembinaannya, dan ada juga yang mondok pemahaman ilmu syar'i nya oke tapi jiwa harokinya juga oke. Ya saya ngomong gini gak asal ngomong, ini berdasarkan hasil interaksiku dengan anak-anak ummahat. Ada seorang anak ummahat yang sejak SMP dan SMA sudah diarahkan untuk ke pondok, tapi karena bukan kemauan si anak, akhirnya si anak keluar bahkan ada yang kabur dari pondok. Setelah keluar dari pondok dan ngelanjutin SMA aku lihat dia enjoy dengan aktivitasnya. Ada juga anak ummahat yang diarahkan ke kampus tapi dengan syarat selama kuliah kudu ngaji, pada kenyataannya dia ngajinya kurang eksis.

Belum terlambat untuk merancang mau kita arahkan kemana anak-anak kita. Lihatlah potensi dan minat mereka. Arahkan mereka untuk menjadi salah satu diantara 3 ini. Apakah akan menjadi seorang profesional [dokter, bidan, farmasist, guru, dosen, businessman, akuntan, dll]? Apakah akan menjadi seorang da'i? Apakah akan menjadi seorang hafidz/ah? Pilihan pertama akan diarahkan ke kampus. Pilihan kedua dan ketiga akan diarahkan ke pondok. Kampus atau pondok gak masalah yang penting mereka enjoy bukan terpaksa dan punya visi yang jelas ke depan mereka mau jadi apa. Yang terpenting adalah ketika di kampus, mereka harus lebih dikuatkan untuk ngaji dan dakwah sehingga kelak menjadi profesional yang paham din dan militan. Ketika di pondok, itu memang benar keinginan mereka sehingga enjoy dengan kehidupan di pondok dan tetap diasah jiwa harokinya sehingga setelah lulus ilmunya bisa bermanfaat untuk umat dan juga punya jiwa gerak. Semoga Alloh menganugrahkan kita kelak putra-putri yang sholih-sholihah, mujahid-mujahidah dan menjadi generasi yang berkontribusi bagi kejayaan Islam. Aamiin...eh, by the way...itu semua gak akan terkabul kalo belum nikah. So, doa tadi didahului dulu dengan doa yang ini, semoga Alloh mendatangkan pasangan yang terbaik [mujahid, aamiin] di saat yang terbaik pula, hehehe... aamiin...semangat yach ^_^

Rabu, 22 Agustus 2012

Kado Lebaran Buat Mamah Papah

Seperti halnya orang tua yang lain, orang tuaku punya kebiasaan kalo lebaran memberikan hadiah kepada mbah [orang tua mamah papahku]. Menurutku itu sebuah kebiasaan baik yang perlu ditiru. Dengan memberi hadiah, itu menunjukkan sebuah perhatian. Akupun berusaha mencontoh orang tuaku. Sejak aku punya tambahan uang saku sendiri [ya walaupun tidak seberapa], aku selalu mencoba menyisihkan uang sakuku itu untuk membeli hadiah buat ortu saat lebaran. Bingung juga ya mau mbeliin apa, walaupun cuma setahun sekali ngasihnya. Buat papah udah pernah mbeliin baju koko, peci, sorban. Buat mamah udah pernah mbeliin mukena, kerudung. Barang-barang itu juga mereka udah punya banyak. Bingung juga kali ini mau mbeliin apa, akhirnya buat papah yang hobi baca, aku belikan 2 buah buku tentang haji. Buat mamah aku belikan kerudung yang ukurannya agak lebar. Alhamdulillah kemaren pas lebaran dipake, cantik lho...he... Oya biasanya aku selalu selipkan ucapan di dalam kado itu. Tapi kemaren aku gak sempet nulis or ngetik ucapannya, tapi yang ingin aku sampaikan pada beliau gak jauh dari apa yang aku sampaikan pada beliau tahun lalu. Ucapan tahun lalu itu aku print dan sama papah ditempel di tembok kamarnya [waktu belum pindah rumah] dan aku sempet memotretnya.
Mah...Pah...semoga mamah papah diberi kesehatan, diberi umur panjang yang barokah, tambah ganteng 'n cantik :-), tambah rajin beribadah, cepet jadi mbah kakung dan mbah uti, hehehe...aamiin...Semoga Alloh mengabulkan cita-cita mamah dan papah untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5. Doakan kami agar menjadi anak sholih dan sholihah, bahagia dunia dan akhirat. Aamiin ya Robbal'aalamiin...We love you all ^_^ 



Minggu, 19 Agustus 2012

Aku Baru Mengerti Arti Pelukan Itu

Beberapa bulan yang lalu, aku mendapat sebuah pelukan dari seorang yang jarang sekali beliau melakukannya padaku walaupun kami sering sekali bertemu. Pelukan itu dia berikan saat aku pulang silaturahmi dari rumah beliau. Ya memang aku sedang ada masalah saat itu, tapi tak biasanya beliau melakukan itu. Aku anggap bukan masalah yang begitu berat bagiku. Setelah sekian bulan, baru kumengerti arti pelukan itu. Ada sesuatu yang beliau sembunyikan dariku. Pelukan itu sebuah bentuk penguatan padaku yang tak beliau ungkapkan melalui lisan karena beliau tak ingin membuatku semakin sedih dengan masalahku. Terimakasih kau telah memelukku saat itu, mungkin benar aku akan sedih jika dulu kau ungkapkan semua, dan itu tak kau lakukan. Setelah kutahu, saat ini bukan sedih yang kurasa, rasa syukur padaMu ya Alloh atas semua ini, betapa sesungguhnya dia menyayangiku walaupun tak beliau lisankan, tapi aku merasakannya. Terimakasih telah membimbingku hingga saat ini, doakan aku agar selalu istiqomah dan selalu mengingat dan melakukan nasihat-nasihat berhargamu hingga kelak aku menjadi wanita tangguh sepertimu [semoga bisa lebih tangguh darimu]. Aku mencintaimu karena Alloh, mba.... (!_!)

Sabtu, 18 Agustus 2012

Download MP3 Takbiran

Alhamdulillah...terdengar lagi takbir di malam Idul Fitri tahun ini. Aku punya file mp3 kalimat takbir, sila yang mau, bisa didownload di sini. Setelah didownload, mari kita dengarkan dan renungkan maknanya. Met Idul Fitri kawan...taqobbalalloh minna wa minkum, maapin salahku ya...

Jumat, 17 Agustus 2012

Alloh Sayang Padaku

Tidak mudah memunculkan sebuah khusnudzon. Setiap sesuatu terjadi yang tidak sesuai mau kita, pasti pada awalnya datang kekecewaan dan muncul anggapan bahwa hal itu tidaklah adil menimpa kita. Padahal kita paham benar bahwa sesuatu yang baik menurut Alloh gak selalu baik menurut kita dan sebaliknya sesuatu yang baik menurut kita gak selalu baik menurut Alloh. Walopun sulit, namun mencoba untuk selalu khusnudzon pada Alloh harus kita usahakan. Hingga pada akhirnya semua tersibakkan dan kita bisa mengatakan bahwa Alloh memberi kita ketetapan demikian karena Alloh sayang pada kita dan menyelamatkan kita dari keburukan. Dan berharap ini akan semakin menambah kekhusnudzonan kita pada Alloh di kemudian hari. Kita menjadi semakin yakin bahwa ketentuan yang Alloh tetapkan pada tiap hamba-Nya pasti yang terbaik. Ya Robb, You've saved me...Alhamdulillahirobbil'aalamiin. I do hope You will make my next steps be easier, aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Kamis, 26 Juli 2012

Cerita Tentang Ciput "Punuk Unta"

Semua wanita berkerudung pasti ngerti kaya apa itu ciput dan mungkin hampir tiap hari mereka memakainya supaya berkerudungnya jadi lebih rapi dan nyaman. Aku punya cerita tentang sebuah ciput "punuk unta" yang lagi ngetrend dipake ibu2, tante2 bahkan mba2 dan adek2 pun ikut-ikutan memakainya. Waktu pertama kali liat ada orang pake krudung tapi kok keliatan "njumbul" banget kepalanya, aku inget sebuah hadits [bentar browsing dulu ^_^].

Nah ini ketemu haditsnya. Hadits Muslim nomor 2128 yang berbunyi: “Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dari Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda: Ada dua kelompok ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya Seorang laki-laki yang mempunyai cemeti/cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuki manusia dengannya dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang,bergoyang-goyang dan berlenggak-lenggok , kepala mereka (ada sesuatu) seperti punuk unta yang bergoyang-goyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya padahal bau surga itu dapat dicium dari jarak sekian dan sekian”.

Kaum wanita bener-bener jadi korban mode. Bahkan krudung yang sudah ada aturan syar'i nya pun dibuat model yg aneh2 seperti krudung "punuk unta" itu.

Kembali ke ceritaku tentang ciput itu. Mamahku itu orang yang gampang terkena bujuk rayu para salesman atau penjual2 yang suka nawarkan dagangan. Nah waktu itu aku pulang entah dari mana tau-tau di rumah ngeliat ciput busa "punuk unta" di tempat mamah biasa naroh krudungnya. Aku langsung negatif thingking. Ini pasti mamahku kena bujuk rayu penjual krudung sampe2 ciput model kaya gini dibelinya. Secara di rumah cuma ada 2 perempuan. Gak mungkin donk aku yang beli. Jadilah mamahku sebagai tersangka pemilik ciput itu. Kebetulan saat itu mamah gak ada di rumah. Aku panggil papahku dan menunjukkan ciput itu padanya. Walaupun papahku bukan orang yang paham banget tentang jilbab syar'i, tapi beliau juga gak suka yang neko-neko. Setelah sedikit mbahas tentang mamahku dan ciput anehnya itu akhirnya kami sepakat mengambil busa yang ada di dalam ciput itu dan membuangnya ke atas ternit rumah melalui lubang ternit yang terbuka. Hahaha tanpa sepengetahuan mamahku lenyap sudah "punuk unta" itu, jadi mamahku gak bisa memakainya lagi.

Nah, beberapa pekan lalu mamahku baru menyadari kalo ada sesuatu miliknya yang hilang. Bertanyalah dia padaku dimana ciput itu. Aku jawab gak tahu, haduh boong aku. Maafin aku ya Alloh. Eh, mamahku bilang lagi "mana ya busa ciputnya, itu kan mau dibalikin". Jadi itu ciput milik temen mamah yang mamah pinjem waktu acara wisuda karena mamahku lupa bawa. What?? ternyata si "punuk unta" cuma minjem, padahal kan udah aku buang. Mamahku minta aku nganter ke rumah temenya itu untuk suatu keperluan. Sampenya di sana, mamahku menyampaikan ke temenya kalo sebenernya mau mbaliki ciput yang dulu dipinjamnya tapi tadi dicari gak ketemu2. Temen mamahku bilang, "gak papa bu, pake aja buat kenang-kenangan". Dengan muka innocent aku cuma senyum-senyum sambil ngeliatin muka mereka berdua. Jadilah mamahku tidak akan pake krudung "punuk unta" itu lagi.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Rabu, 18 Juli 2012

sabar

i said :

indahnya hidup seorang insan ktk dia slalu berprasangka baik pd Robb nya.

smg ksabarn slalu menancap kuat dhati qt dlm menjalankan perintahNya,menjauhi laranganNya,menerima takdir dan ujian drNya serta bersabar thd pilihan qt dlm meniti jln dkwh dan jhd ini dg segenap konsekuensiny.

be patient n smile :-) .

yg lg dkasi kesempatan sama Alloh utk membuktikan bahwa sabar itu tak berbatas, bersabar ya...karena memang sabar itu tak berujung. tak akan kau temukan ujungnya walau ke ujung dunia.

my beloved friends answered:

1. :) luv u ukhty,,

2. Yupz aamiin..

3. dalem bgt si mb..kta2x kn q jd tkut,,

4. Laa haula wala kuwwata illa billah

5. Yo..yo2, fighting!

walau ke ujung dunia... Pasti q kan menunggu...

#crisyemodeon#

@_@

Published with Blogger-droid v2.0.1

Selasa, 17 Juli 2012

Juni-Bogor n Bandung, Juli-Jogja

Beberapa minggu gak ngeblog, gak nongol di FB, twitter, WhatsApp, YM, g+, g-talk, wes pokoknya ngumpet dari dunia maya dach. Kenapa?? Karena gak ada pulsa internet, bokek.com judulnya hehe...
Wow...kenapa wow? Sebentar lagi bulan Romadhon, sebentar aku itung dulu, kata ortuku yang menganut "aliran" hisab 1 Romadhon jatuh hari Jumat tanggal 20 Juli 2012, itu berarti 3 hari lagi...rindu banget sama yang namanya Romadhon euy... Eh, postingan kali ini belum ngebahas tentang Romadhon. Postingan yang akan datang dech ngebahas Romadhon. Postingan ini cuma pengen cerita 'n bagi-bagi foto jalan-jalanku bareng keluarga ke Bogor-Bandung n Jogja kemaren bulan Juni 'n Juli ini.

Sebenernya aku gak gitu suka kalo diajak ortu pergi. Tapi berhubung lagi libur sekolah jadi gak ada jadwal ngajar 'n objek wisata yang jadi tujuan belum pernah aku datangi sebelumnya, akhirnya aku ikut dech. Ini moment langka juga, jarang banget sekeluarga, aku, masku, papah n mamah pergi keluar sengaja buat jalan-jalan. Dulu waktu aku 'n masku kecil sering jalan-jalan sekeluarga tapi setelah aku 'n masku segede gini kayaknya hampir gak pernah dech menyempatkan plesiran keluarga. So, we enjoyed this trip. Empat hari di Bogor-Bandung, berangkat hari Sabtu malem tanggal 16 Juni sampe rumah Selasa pagi tanggal 19 Juni. Di Bogor hari pertama rencana mau ke Istana Bogor tapi gagal karena kesiangan jalan dari Puncak udah ditutup, walhasil 3 jam duduk di atas bus dari jam 9 sampe jam 12 nunggu jalan di buka.
puncak dari atas bus
Istana Bogor gagal. Next destination is Taman Safari. Jujur aja yach, aku baru pertama kali ini ke Taman Safari, hehe... Di Taman Safari so pasti lah yang diliat binatang. Binatang apa aja ada dech di sini. Yang paling lucu menurutku si zebra. Kenapa lucu? Liat aja tuh kulitnya...kayak lukisan.
si zebra
Di Taman Safari sampe sore hampir menjelang petang. So, hari pertama cuma 1 objek wisata aja terus balik ke tempat nginep di Sangga Buana Hotel. Nginep di sini cuma semalem, esok paginya check out 'n lanjut ke tujuan berikutnya ke Taman Bunga Nusantara, Tangkuban Perahu 'n Ciater.
tempat nginep di bogor
Tujuan pertama di hari kedua adalah Taman Bunga Nusantara. Tempatnya seru buat poto-poto. Wah semua orang mendadak jadi photo model [termasuk aku, hahaha...]. Dan yang jadi photographer adalah masku, walhasil sedikit banget photo yang ada dia nya. Taman Bunga Nusantara is a beatiful place. Sebenernya jenis bunganya biasa aja, tapi karena ditata dengan apik dan dalam jumlah yang banyak dan luas area tanamnya jadi terlihat begitu cantik.


Tujuan berikutnya adalah Tangkuban Perahu dan Ciater. Di Ciater aku gak ngapa-ngapain, tempatnya gak asik, cuma tempat pemandian biasa dan terlalu banyak orang.
my beloved parents, co cwit ^_^

kawah tangkuban perahu
Bulan Juni ke Bogor-Bandung. Bulan Juli giliran ke Jogja. Biasanya aku juga paling males diajak ke Jogja. Kalo yang lain setaun bisa bolak-balik ke Jogja, aku paling setahun sekali pas mudik lebaran. Mumpung lmasih liburan sekolah dan aku gak banyak agenda jadi aku putuskan ikut ke Jogja. Kali ini gak sama mamah 'n kakak. Cuma aku 'n papah yang ke Jogja, diajakin Pak lek, Bu lek 'n sepupu yang sengaja ke Jogja karena libur sekolah. Sekaligus ngajak Bude soalnya mau nengok anaknya Bude yang baru pindahan dari Purbalingga ke Klaten. Berangkat Selasa siang tanggal 10 Juli 'n pulang Kamis pagi 12 Juli. Rencana mau main ke pantai tapi karena pulang dari rumah sepupu di Klaten udah siang so gak jadi ke pantai dech. Pulang dari Klaten mampir di tempat kerajinan keramik di daerah Mbayat. Tau gak aku beli apa? Aku beli gogok. Yang gak tau gogok pasti tau kendhi. Gogok is kendhi. Dari dulu tuh aku pengen banget punya gogok or kendhi. Dulu pas kecil aku punya tetangga depan rumah yang tempat minumnya pake gogok. Sering kali tiap pulang maen aku ke rumah tetangga untuk numpang minum disitu yang airnya dari gogok. Harga gogoknya 10ribu ditawar jadi 7ribu. Dari Klaten mampir dulu ke rumah Pakde di Bangunharjo Bantul. Di sana cuma bentar, soalnya Pak lek udah ditelpon Pak lek satunya lagi yang udah gak sabar di rumah janjian pada mau nonton pertandingan bola Persiba vs Persibo [kalo gak salah]. Semua orang nonton bola di stadion, tinggalah aku sendiri di rumah sampe menjelang magrib. Esok harinya kami pulang ke Purwokerto. Alhamdulillah selamat sampai rumah dan melanjutkan aktivitas kembali.

gogok or kendhi ku

Rabu, 27 Juni 2012

Paling Asik Itu Curhat Sama Alloh

Ibarat sebuah petualangan pencarian harta karun, negri akhirat itu gua tempat harta karun itu disimpan dan perjalan kita di dunia adalah petualangan menuju gua tersebut. Dalam perjuangan menuju gua itu untuk menemukan harta karun pasti tidaklah mudah. Halangan dan rintangan pasti menghadang. Kerikil dan duri pasti kita temui. Untuk menguraikan maksud peta harta karun itupun tidaklah mudah. Begitu pula dalam hidup ini, masalah datang silih berganti. Ujian kerap kali menghampiri. Lalu apa yang mesti kita lakukan saat ujian datang?

Siapa sich yang mendatangkan ujian itu? Alloh kan... Jadi sebelum kita curhatkan pada sahabat kita, adukan dulu semua itu pada Alloh. Kita punya Alloh yang tahu batas kemampuan kita. Curhatkan semua masalah kita sama Alloh dan mintalah solusi pada Alloh. Ketika kita yakin pada Alloh, pasti hati kita tenang. Kalopun ada masa suntuk krn masalah itu, gak butuh waktu lama untuk recovery. Bad mood nya cukup sehari aja. Banyak hal positif yang bisa kita lakukan dan yakin bahwa Alloh punya rencana yang lebih indah untuk kita di masa yang akan datang. Aku merasakan perempuan pasti butuh sahabat untuk mendengar curhatnya dan meluapkan emosinya. Tapi sebelum kita tumpahkan curhat kita pada sahabat-sahabat kita, ingat kita punya Alloh yang sangat dekat dengan kita ketika kita mau mendekatiNya. Adukan semua sama Alloh karena Allohlah yang memberi kita kekuatan untuk menghadapi masalah itu dan pastinya Allohlah yang memberi kita jalan keluar. Beneran deh, paling asyik tuh curhat ya sama Alloh.


Published with Blogger-droid v2.0.1

Kamis, 21 Juni 2012

Sandalku...in memoriam :'(

Entah karena lingkungan yang sudah gak aman lagi atau aku yang kurang hati-hati, aku kehilangan sandal kebesaranku. Walopun udah butut krn emang udah kupake bertahun-tahun tetep aja kesel waktu tau sandalku diambil orang. Padahal aku taroh di teras samping rumah. Biasanya aman-aman aja, cuma kebetulan 3 hari kemaren rumah kosong jadi mungkin kesempatan itu dimanfaatkan sama orang yang suka sama sandalku untuk memiliki sandal itu. Ya sudah lah...itu artinya aku disuruh lebih banyak lagi berbagi..moga aja sandalku itu bermanfaat buat yang mengambilnya.


Published with Blogger-droid v2.0.1