Minggu, 18 November 2012

Pray for Palestine


Robbi...sangat mudah bagiMu membebaskan bumi Palestina dari Zionis Yahudi. Tapi Engkau tak melakukannya saat ini karena Engkau sedang menguji kami, siapa diantara kami yang bersungguh-sungguh turut berjuang membebaskannya. Kami yang berjarak ribuan mil dari bumi Palestina, sangat ingin berada di sisi saudara-saudara kami di sana untuk sama-sama berjuang. Namun, kami hanya bisa melihat perjuangan mereka dari tayangan televisi, membacanya di situs-situs islam, melihat gambar-gambar adik-adik kecil yang syahid terkena serangan rudal melalui internet. Ingin sekali kami memeluk mereka dan menguatkan mereka walaupun kami yakin mereka adalah orang-orang kuat yang telah Engkau pilih. Ampuni kami ya Robbi di saat kami belum mampu berjuang bersama mereka. Doa tulus kami semoga menjadi penguat dan penyemangat bagi para ikhwan pejuang, bagi para ummahat, bagi para akhwat dan adik-adik kecil kami. Ya Robbi, tolonglah para pejuang dan para muslim/ah di bumi Palestina. Mereka yang telah tiada semoga meraih syahid. Para ikhwan yang sedang berjuang semoga diberi kekuatan dan Engkau dekatkan kemenangan bagi mereka. Para ummahat, akhwat dan adik-adik kecil, semoga kalian selalu diberi kesabaran dan Alloh selalu menjaga kalian. Ampuni kami ya Ghofur, kami mengaku mencintai mereka namun kami belum mampu membersamai mereka untuk sama-sama berjuang. Doa tulus yang bisa kami berikan, semoga Engkau menolong para pejuang Palestina, mendekatkan kemenangan bagi mereka dan semoga kebinasaan menimpa Yahudi. Aamiin... Kami yakin, Palestine tomorrow will be free.




Minggu, 11 November 2012

Cara Root LG Optimus L3 E400 dan Memindahkan Aplikasi ke Memori Internal

LG Optimus L3 E400 ini HP android keduaku, setelah Samsung Galaxy Young yang aku jual karena suka nge-hang akibat bolak-balik kebanting dan karena memori sistemnya kecil serta gak ada memori internalnya. Waktu aku jual galyoungku, niatnya mau kutuker dengan galaxy pocket yang lebih kecil dan harga lebih murah. Tapi sama penjualnya ditawarin LG E400 ini, dan akhirnya pilih ini karena aku pikir memori internalnya gede 1 GB. Setelah aku bawa pulang ini HP, mulai dech instal ini itu. Tau-tau kok ada notif memori internal full. Lhoooo...bukannya memori internalnya 1 GB kok cepet banget penuh padahal baru beberapa aplikasi yang aku instal. Ternyata eh ternyata aku belum mudeng. 1 GB itu memori internalnya bukan memori sistem. Memori sistemnya tetep aja kecil kaya galyoung. Yaaaah...sama aja dech, hmm sempet nyesel beli HP ini.

Karena gak nyaman bolak-balik muncul notif memori full, aku cari tau biar gak begini terus. Aku nemu Official Lounge LG Optimus L3 E400 dan group eltiga di fb. Aku baca-baca akhirnya nemu caranya di sini dan di sini. Tapi beberapa kali aku coba nge-root gak bisa-bisa. Ternyata aku salah. Dulu pas nge-root galyoung, step by step dalam proses nge-root itu dilakukan di HP, tapi kalo nge-root LG E400 ini dilakukan di PC. Aku coba di HP entah udah beberapa kali tetep aja gak bisa. Eh tadi sore kok rada mikir [biasanya gak suka mikir urusan begini] mungkin seharusnya lewat PC bukan HP. Eh....setelah dicoba, taraaaaaa berhasil!!! My LG E400 is rooted [liat gambar robot ijo yang dilingkari merah, itu tanda HP sudah diroot].
Gimana cara nge-root dan mindah aplikasi ke internal memori, follow these steps, tapi sebelumnya siapin dulu bahan-bahan buat nge-root. Apa aja bahannya?


  1. Root tool. Karena aku pakai windows, aku cuma punya bahan yang untuk windows. Sila download di http://www.4shared.com/zip/47ZF9t1u/LG_Optimus_L3_Root_Tool.html?.
  2. USB driver. Sila download di http://www.lg.com/uk/support-mobile/lg-E400. Di halaman ini klik bagian PC Sync dan download di LG PC Suite. Liat screenshoot di bawah ini!
Setelah bahan didapat, ekstrak file root tool nya dan instal USB drivernya. Setelah file root tool nya diekstrak dan USB drivernya diinstal, ikuti langkah ini:

  1. Sambungkan HP ke PC dengan kabel USB
  2. Setelah kedetect, ubah jenis koneksi USB menjadi "jaringan lunak PC"
  3. Nyalakan USB debugging. Pilih pengaturan-->apliksi-->pengembangan-->perunutan USB/USB debugging
  4. Buka file root yang tadi udah diekstrak. Ingat bukanya di PC bukan di HP. Berulang-ulang aku salah karena bukanya di HP soalnya dulu pas rooting gal young lewatnya HP bukan PC.
  5. Klik fil "run.bat" [tanpa tanda petik]
  6. Ikuti petunjuk dan tunggu proses rooting, gak nyampe 5 menit selesai.
  7. Kalo proses rooting berhasil akan muncul aplikasi superuser yang gambarnya robot ijo.
Nah setelah proses root selesai tinggal mindahin applikasi yang ada di memori sistem ke memori internal. Caranya gampang banget.

  1. Cari aplikasi "install manager" di google play store lalu instal
  2. Jangan lupa nyalain USB debugging nya. Caranya sama kaya pas nge-root
  3. Buka aplikasi "install manager" dan sila pindah semua aplikasi dari memori sistem ke memori internal.
Setelah aku pindahin, memori sistem yang tadinya cuma 15 MB bisa lebih lega jadi 51 MB. Oke, itu hasil oprek-oprek ku hari ini. Maklum aku masih sangat pemula jadi baru bisa nge-root aja. Tapi aku yakin banyak yang butuh info ini jadi gak ada salahnya aku posting di blog. Sebenernya pengen belajar lebih banyak lagi, tapi gak ada pemandunya, gak mau nanggung resiko kalo HP nya kenapa-kenapa. Kalo liat obrolan di group eltiga suka bingung, apa sebenernya yang mereka omongin. Tapi ya gak papa, paling tidak aku jadi tau info-info perkembangan dunia eltiga walaupun belum berani coba. Untuk lebih detail dan lengkapnya tanya mastah-mastah di official loung LG Optimus L3 E 400 atau di fb group eltiga. Besok-besok kalo memori internalnya juga udah penuh, tinggal cari tau cara mindahin aplikasi ke sdcard. Udah ngantuk nich, sekian dulu dan salam eltiga!!!

Rabu, 07 November 2012

Blue and Purple Cup Cake



Beberapa hari yang lalu aku sama temen yang penasaran sama cup cake akhirnya mencoba membuatnya. Dan hasilnya lumayan juga. Waktu foto cup cakenya aku upload di facebook, ada yang request resepnya. Sebenernya si kalo mau browsing banyak banget di google, tapi postingan ini special buat nisa yang ngiler sama cup cake sampe-sampe photo profil di facebook nya juga gambar cup cake, he....
Bahan yang dibutuhkan:
  • 175 gr margarin
  • 125 gr gula pasir
  • 6 kuning telur
  • 3 putih telur
  • 160 gr tepung terigu protein sedang (segitiga biru)
  • 30 gr tepung maizena
  • 60 ml susu cair
  • 1/4 sdt vanili
Cara membuatnya:
  1. Kocok margarin dan gula, masukkan telur satu persatu bergantian dengan 1/2 bagian tepung terigu.
  2. Larutkan maizena dengan susu cair, masukkan sisa terigu bergantian dengan campuran maizena.
  3. Masukkan vanili.
  4. Masukkan adonan ke dalam cup dan tata dalam loyang.
  5. Panggang sampai matang.
  6. Hias dengan buttter cream dan beri topping sesuka kamu.

dari semua cup cake, yang ini yang nisa banget...ungu ungu soalnya :)

Untuk buat butter creamnya, bahannya mudah dicari dan caranya juga gampang banget.
Bahan butter cream:
  • 225 gr mentega tawar
  • 75 gr gula halus
  • 1,5 sdm susu
Cara membuat:
  1. Kocok mentega tawar, masukkan gula halus, kocok lagi, masukkan susu lalu kocok lagi.
  2. Tambah kecepatan mixer sampai sedang selama 30 menit.
  3. Beri tambahan warna. Kemarin aku pakai warna ungu dan biru. Kombinasi yang bagus menurutku.
Dari 1 resep di atas bisa jadi 9 cup cake ukuran besar dan 25 cup cake ukuran mini. Dan masih ada sisa butter cream. Nah daripada sayang sisanya dibuang, kami pake untuk menghias cake bunder yang dibuat oleh temanku. Silakan yang mau coba resep cup cakenya, semoga bermanfaat. Keep cooking and icip-iciping, he....Jangan lupa kalo sukses nyoba resepnya, aku dibagi yach!

Senin, 05 November 2012

Ribbiyun

Senin, 5 Nov 2012
Sebenernya ni postingan aku tulis hari ahad kemaren pas lagi di warnet, tapi pas mau diposting paket hotspot nya di warnet abis karena aku cuma beli yang 1 jam. Jadi aku save dan baru aku sempet posting sekarang. Berhubung lagi males ngedit, jadi aku posting langsung aja dech. Apalagi ni udah ngantuk banget.

Ahad, 4 Nov 2012
Beberapa hari internet off, ni mumpung lagi hotspot-an di warnet aku sempetin posting. Udah lumayan lama blog nya ditinggalin, sampe banyak sarang laba-labanya, hehe....[yang ini bo-ong].
Semalem aku abis nyelesein sebuah buku, judulnya ribbiyun....hohoho, baca buku itu bikin aku merasa gak ada apa-apanya dan belum apa-apa yang aku lakukan. Aku share simpulan buku itu, moga bermanfaat buat yang lain dan agar kita bisa menjadi ribbiyun, generasi militan penyongsong masa depan. Check this out:
  1. Mengusir kelemahan hati dan kecemasan, menjauhkan kelemahan dan kemalasan jiwa, tidak mudah menyerah walaupun ujian begitu berat.
  2. Mengikhlaskan niat hanya karena Alloh, mengharap pahala dari setiap ibadah, menjadikan jihad sebagai amalan untuk meninggikan kalimat-Nya sehingga dan kesulitan menjadi ringan.
  3. Sabar dalam menghadapi rintangan, hambatan, kesusahan. Menguatkan makna dalam hati kita bahwa "kemenangan diperoleh dengan kesabaran" sehingga tekad kita akan semakin kuat.
  4. Menampakkan kefakiran, waspadai sikap ujub, tidak tergila-gila dengan pengalaman dan kemenangan. Semua itu adalah keutamaan dari Alloh untuk orang-orang yang dikehendaki-Nya.
  5. Melanggengkan istighfar, jujur dalam taubat mengakui bahwa adanya bencana adalah karena dosa kita. Mewaspadai lemahnya ketaatan dan menganggap remeh dosa. Padahal dosa itu adalah penyebab tidak turunnya nashrulloh.
  6. Perbanyak doa agar Alloh meneguhkan pendirian kita, meneguhkan hati kita dan melindungi diri kita dari fitnah.
  7. Kemenangan adalah berasal dari Alloh sehingga kita harus tunduk pada Alloh agar Alloh menyegerakan turunnya pertolongan, memuliakan wali-waliNya dan menghinakan musuh-musuhNya, meninggikan kalimat-Nya dan menguatkan syariat-Nya.
Sobat, jalan perjuangan msh panjang...mau lanjut,jalan dtempat,apa malah mundur smua qt yg tentukan..butuh kesungguhan,ketabahan,ketegaran,kesbrn selama menempuh jalan itu.teori sdh sering tersampaikan,tp gak ada gunanya teori,tanpa qt buktikan bahwa qt bs istqmh djalan itu dg segenap ujian,cobaan,konsekuensi yg entah spt apa nanti akan qt lalui.
Eratkan pegangan diantara qt agar qt bs saling menguatkan. 

Senin, 22 Oktober 2012

Thanks ya Mah...Pah...for Everything

Pernah beda pendapat sama ortu? Beda pendapat antara anak dan ortu itu hal yang wajar. Selama tidak sampai melanggar syari'at itu sah sah saja. Di bulan Dzulhijjah ini aku ada beda pendapat sama ortu. Kami sepakat di awal bulan Dzulhijjah itu sunnah meningkatkan amal sholih. Bedanya, kalo ortu bilang puasa di awal Dzulhijjah ya tanggal 9 yaitu puasa Arofah. Tapi aku bilang perbanyak puasa itu disunnahkan mulai tanggal 1 Dzulhijjah sampai tanggal 9 dan yang paling utama itu tanggal 9 nya. Ortu ngotot dengan pendapatnya karena mereka berdua mendengar penjelasan dari ustadz mereka. Aku pun ngotot boleh puasa sejak tanggal 1 karena emang ada haditsnya, aku pernah baca haditsnya yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan hadits tersebut shohih.
عَنْ بَعْضِ أَزْوَاجِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَصُومُ تِسْعَ ذِى الْحِجَّةِ وَيَوْمَ عَاشُورَاءَ وَثَلاَثَةَ أَيَّامٍ مِنْ كُلِّ شَهْرٍ أَوَّلَ اثْنَيْنِ مِنَ الشَّهْرِ وَالْخَمِيسَ.
“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya, ...(HR. Abu Daud no. 2437. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.)

Sejak tanggal 1 aku shoum, aku gak ngasi tau kalo aku puasa Dzulhijjah. Aku cuma bilang "besok aku mau shoum, besok bangunin saur ya...". Hari pertama shoum ortu no comment. Hari kedua ketiga mereka mulai tanya "lho...hari ini puasa? puasa apa?". Mereka mengira aku puasa daud, tapi kok berturut-turut ya... Suatu pagi aku masih tiduran di kamar. Mamah lagi nyetrika, papah seperti biasa tiap ba'da shubuh seteleh tilawah beliau baca-baca buku agama. Mereke mulai ngobrolin tentang aku yang katanya puasa tapi gak ada dasarnya. Mamah mengulangi kalimat ustadz yang katanya disunnahkan memperbanyak amal tapi bukan dengan shoum 9 hari berturut-turut. Papah mulai membuka buku-bukunya, papah bilang ke mamah "ini di Riyadus shalihin ada perintahnya tapi kok gak disebutkan haditsnya ya". Mereka berdua pun heboh. Aku dari dalam kamar ngomong ke mereka "hhmmm...pagi pagi udah pada heboh". Mamah masuk kamarku mengambil sesuatu sambil mengulangi kalimat ustadznya. Aku cuma bilang "Mah, aku mengamalkan sesuatu itu gak asal mengamalkan, aku juga tau ilmunya. Ada hadits riwayat Abu Daud dan shahih". Setelah aku bilang begitu, sudah dech gak ada lagi obrolan lagi tentang puasa Dzulhijjah. Aku tetap melanjutkan shoum dan ortu tetap tidak shoum. Tapi kalo pagi papah bangunin aku sahur dan tiap buka mamah mbikinin teh hangat dan menyiapkan makan buat buka. Itulah orang tua, walopun gak sepakat dengan kita tapi ya tetap mendukung kita. Bener dech kata lagunya Afiqah (bintang iklan oreo) "mamaku yang tercinta, you are my everything for me". Tapi sku sedikit ubah lagunya Afiqah "mama papaku tercinta, you are my everything for me (after Alloh and Muhammad) ^_^.
Thanks ya mah...pah...for everything.

Senin, 15 Oktober 2012

Dukunglah Selalu Para Pejuang Islam

Mengikuti Acara Solidaritas dan Penggalangan Dana untuk Muslim Suriah hari Jumat kemarin, semakin membuka mata kita tentang kepedulian pada saudara sesama muslim di Suriah yang kondisinya sangat memprihatinkan di bawah rezim pemerintah Bashar Assad laknatulloh. Konflik di Suriah terjadi sejak Maret 2011 menyusul konflik di beberapa negara di Timur Tengah lainnya. Pemerintah yang notabene adalah syiah nushairiyah mendapat dukungan penuh dari negara Iran. Dukungan politik dan militer tidak hanya dari Iran, namun 2 negara komunis musuh Amerika pun turut mengawal dan memberi dukungan pada Assad. Kedua negara tersebut adalah Cina dan Rusia.Konflik yang terjadi di Suriah sangat jelas bahwa itu adalah konflik agama (aqidah). Rezim Assad yang syiah nushairiyah sangat memusuhi rakyat sipil yang mayoritas adalah ahlu sunnah wal jama'ah. Penyiksaan yang dilakukan Assad pada orang-orang sunni sangat kejam. Seorang laki-laki yang tidak mau mengucapkan "tidak ada tuhan selain Assad" dikubur hidup-hidup. Seorang anak dibunuh di depan orang tuanya. Orang tua dibunuh di depan anaknya. Ratusan jiwa melayang tiap harinya dan sejak Maret 2011 hingga saat ini lebih dari 300.000 nyawa melayang karena kekejaman Assad. Cina dan Rusia yang komunis setia mendukung Assad karena punya tujuan sama yaitu tidak ingin Islam tegak di Suriah.

Satu sisi kita sangat prihatin dengan kondisi saudara kita muslim Suriah. Dan di sisi lain kita bersyukur karena di Indonesia kita sekarang dalam kondisi aman (walaupun tidak menutup kemungkinan entah kapan kita juga bisa mengalami kondisi konflik, maka kitapun harus selalu bersiap). Dengan kondisi kita yang seperti sekarang ini, banyak hal yang sebenarnya bisa kita lakukan untuk membantu saudara-saudara kita yang terdzalimi di penjuru dunia manapun termasuk di Suriah. Wajib bagi kita membantu mereka karena keimanan kita tidak akan sempurna sehingga kita mencintai saudara kita sesama muslim seperti kita mencintai diri kita sendiri. Kita sebagai seorang akhwat muslimah yang belum bisa menghadirkan fisik kita di Suriah untuk membantu saudara-saudara kita, bukan berarti kita hanya diam saja. Banyak sekali yang bisa kita lakukan meski kita belum bisa hadir di sana. Berikut ini beberapa hal yang bisa kita lakukan, yang aku sarikan dari buku "Jihadnya Orang yang tidak Hadir dalam Jihad" karya Syaikh Izzudin Ar-Roshofi.
  1. Yakin akan kewajiban berjuang dan selalu menyiapkan diri ke arah sana, dengan i'dad imany dan maady.
  2. Fahamkan keluarga bahwa din ini adalah amanah bagi kita semua. Buka mata mereka bahwa musuh-musuh Islam selalu memusuhi din ini, maka kita harus membela din ini.
  3. Biasakan keluarga mendengar berita-berita perjuangan sehingga muncul rasa memiliki terhadap sesama muslim di penjuru dunia manapun Palestina, Afghanista, Chechnya, Irak, Myanmar dan tentunya Suriah.
  4. Tegaskan pada keluarga kita bahwa Allohlah yang akan menjaga din ini dan Alloh tidak membutuhkan kita. Justru kita lah yang butuh untuk berlomba-lomba berjuang untuk din ini karena dengan kita membela din ini, Alloh akan semakin meneguhkan kita pada Islam.
  5. Yakinkan pada keluarga bahwa kematian adalah ketentuan Alloh. Dengan berjuang tidak kemudian mempercepat kematian atau dengan tidak berjuang bukan berarti memperlambat kematian kita.
  6. Jadilah diri kita contoh yang baik dalam hal aqidah, akhlak, ibadah, ilmu dan amal. Sehingga mereka akan simpatik dan mendukung kita.
  7. Jangan menjadikan kita menjadi satu-satunya tumpuan keluarga sehingga mereka akan menghalangi aktivitas-aktivitas kita.
  8. Jadikan keluarga hidup dalam suasana perjuangan.
  9. Munculkan kebencian dalam diri keluarga kita pada musuh-musuh Islam.
  10. Bantulah para pejuang semampu kita dengan harta kita untuk memenuhi kebutuhan mereka akan persenjataan, perlengkapan, perbekalan, obat-obatan.
  11. Bantulah para pejuang dengan kata-kata, program-program dan buku-buku. Bantahlah persepsi negatif di media yang menyudutkan para pejuang.
  12. Serukan apa yang ingin disampaikan para pejuang pada dunia.
  13. Bantulah pejuang dengan menghancurkan barisan musuh melalui isu-isu yang kita hembuskan pada mereka.
  14. Doakan para pejuang agar diberi kemenangan dan keteguhan.
  15. Gembosi semangat musuh dan munculkan perseteruan internal di tubuh musuh.
  16. Tinggikan nama para pejuang dan rendahkan para musuh.
  17. Halangi gerakan musuh dan putuskan aliran bantuan pada musuh.
  18. Bantulah mereka dengan informasi-informasi yang mereka butuhkan.
  19. Buatlah tulisan-tulisan yang memuji dan meninggikan para mujahidin dan dipublish di media-media.
  20. Boikotlah produk-produk musuh.
  21. Doakan para musuh agar hancur dan binasa.
Itu beberapa hal yang bisa kita lakukan, lakukanlah semaksimal yang bisa kita lakukan. Senantiasalah memelihara ghiroh berjuang dalam dada kita, bekali diri kita dengan ilmu yang benar, persiapkan diri dengan i'dad imany dan maady. Semoga Alloh selalu membimbing kita untuk selalu berdakwah dan berjuang fi sabilillah, memberi kekuatan pada para pejuang hingga kelak panji Islam kembali berkibar di seluruh jagad bumi dan bumi ini dipenuhi dengan kalimat laa ilaa ha illalloh, aamiin...

Sabtu, 06 Oktober 2012

Shalihah Tidak Mutlak Tergantung Suami

Kalau ngomongin istri/wanita durhaka, kita sering disuguhi kisah istri Nabi Nuh dan istri Nabi Luth. Mereka adalah dua orang wanita yang menjadi perumpamaan wanita kafir (Q.S. At-Tahrim:10).
Dan ketika membahas wanita sholihah, kita sering mendapati kisah Asiyah istri Fir'aun dan Maryam ibunda Nabi Isa. Mereka adalah perumpamaan bagi wanita beriman (Q.S. At-Tahrim:11-12).
Cermatilah kisah mereka. Ada siapa di sisi kedua istri durhaka itu? Ya, ada manusia sholih yang telah Alloh utus menjadi nabi, yaitu Nuh dan Luth. Dan ada siapa di sisi wanita sholihah Asiyah? Ya, ada manusia durhaka bernama Fir'aun yang mengaku dirinya sebagai tuhan. Dan siapa di sisi Maryam? Beliau menjadi wanita sholihah tanpa ada laki-laki (suami) di sisinya.
Dari keempat wanita yang kisahnya Alloh abadikan dalam Al-Qur'an itu, aku ingin mengatakan bahwa menjadi seorang muslimah sholihah tidak mutlak tergantung pada siapa laki-laki yang mendampinginya. Tidak ada istilah "suargo nunut neroko katut".
Memang benar dalam rumah tangga laki-laki adalah qowam. Alhamdulillah ketika laki-laki yang menjadi pemimpin kita adalah yang bisa selalu mengingatkan kita, selalu semangat dalam dakwah, selalu membimbing dan mengarahkan kita. Namun, ketika yang Alloh takdirkan pada kita tidaklah demikian, bukan berarti wanita tersebut gak bisa maju. Jangan sampe, istri yang punya banyak potensi yang bermanfaat untuk ummat, terkendala geraknya lantaran suami yang gak punya semangat ngaji apalagi memberi kontribusi bagi ummat.
Itulah perlunya memaksimalkan pembinaan ketika masa akhwat. Jodoh adalah rahasia Alloh, ketika kita dipertemukan dengan yang lebih baik dari kita, itu berarti peluang bagi akhwat untuk terdongrak, jangan malah menjadi penghalang melesatnya prestasi suami. Ketika yang dipertemukan dengan kita adalah yang sekufu, saatnya menjadi partner yang saling memotivasi. Dan ketika yang dipertemukan dengan kita sedikit di bawah kita kefahamannya [tapi ingat ukhti, hilangkan kesombonganmu ketika ini terjadi karena bisa dengan cepat suamimu kelak akan lebih paham darimu], maka saatnya engkau menjadi pendongkrak suamimu kelak. Tapi janganlah menyetir, karena laki-laki tidak suka disetir. Jadilah navigator yang selalu mengarahkan. Dengan kesabaranmu tidak menutup kemungkinan prestasi suamimu akan melejit. Tapi ketika suami justru enggan diajak melaju, janganlah semua itu menghalangimu untuk bergerak, untuk berdakwah dan berkontribusi bagi ummat.
Jadi, menjadi istri sholihah tidaklah mutlak tergantung pada suami. Mumpung masih akhwat, bekali...bekali...dan teruuuus bekali diri. Terus perbaiki diri dan minta pada Alloh agar dipertemukan dengan yang terbaik.

Selasa, 18 September 2012

Puding [lagee] Coklat





Puding kali ini aku bikin yang rasa coklat. Aku pakai nutrijel coklat. Untuk vla nya aku pakai susu kental manis putih dan air 150 ml trus aku kasih parutan coklat block jadi warnanya agak kecoklatan. Untuk pengental jangan lupa tambahkan 1 sendok makan tepung maizena yang dicairkan.

Jumat, 14 September 2012

Puding Mangga dengan Vla Mangga




Baru kali aku bikin puding dilengkapi fla. Puding yang aku bikin puding susu instan rasa mangga. Untuk fla nya aku bikin pakai pop ice rasa mangga. Cara memasak pudingnya pasti dah ngerti donk, cuma dikasih air trus aduk-aduk sampai mendidih. Masukkan cetakkan terus didinginkan di lemari es. Nah untuk masak fla nya, masak satu sachet dengan 150 ml air, setelah matang tambahkan satu sendok tepung maizena yang dicairkan. Oiya, lebih enak lagi kalo dikasih potongan mangga. Selamat mencoba!!!

Kamis, 13 September 2012

Akan Kau Didik Jadi Apa Anakmu, Jadi Profesional/Da'i/Hafidz(ah)???


Yach walaupun belum punya anak [belum nikah juga, haha.. gak ada yang nanya ya], gak papa donk ngebahas tentang anak. Ini berawal dari obrolan beberapa waktu yang lalu dengan seorang "super mama" [baca:ummahat]. Beliau berputra tujuh dan aku salut dengan cara beliau mendidik anak-anaknya. Anak pertama beliau tahun ajaran ini masuk SMA. Nah waktu si sulung cari sekolah, uminya justru yang lebih dag dig dug dibanding si sulung. Dari obrolan tentang sulungnya yang lagi bingung mau sekolah dimana [akhirnya sekolah di satu-satunya SMA IT di sini], akhirnya kita ngobrol tentang pendidikan anak. Orang tua harus tepat memilihkan pendidikan yang terbaik buat putra-putrinya. Tapi pilihan itu juga tidak memaksakan si anak. Anak juga kudu diberi kebebasan untuk memilih. Apa yang menjadi pilihan si anak, ketika itu memang sesuatu yang baik untuk masa depannya, maka orang tua sebaiknya mensupport. Tapi jika pilihan itu gak baik untuk masa depannya, orang tuanya seharusnya memberi arahan atau memberi alternatif pendidikan yang lain.

Mau dibawa kemana pendidikan si anak, kampus atau pondok???? Beberapa yang aku amati, orang tua [ummahat] yang backgroundnya kampus, anak-anaknya juga akan diarahkan buat kuliah, yang backgroundnya pondok, anak-anaknya juga akan diarahkan ke pondok. Masing-masing pasti ada positif dan negatifnya. Bukan berarti yang di kampus itu semuanya negatif dan yang di pondok semuanya positif, malah kadang yang lulusan kampus justru lebih militan dari lulusan pondok. Tapi ada juga yang kampus tapi gak maksimal pembinaannya, dan ada juga yang mondok pemahaman ilmu syar'i nya oke tapi jiwa harokinya juga oke. Ya saya ngomong gini gak asal ngomong, ini berdasarkan hasil interaksiku dengan anak-anak ummahat. Ada seorang anak ummahat yang sejak SMP dan SMA sudah diarahkan untuk ke pondok, tapi karena bukan kemauan si anak, akhirnya si anak keluar bahkan ada yang kabur dari pondok. Setelah keluar dari pondok dan ngelanjutin SMA aku lihat dia enjoy dengan aktivitasnya. Ada juga anak ummahat yang diarahkan ke kampus tapi dengan syarat selama kuliah kudu ngaji, pada kenyataannya dia ngajinya kurang eksis.

Belum terlambat untuk merancang mau kita arahkan kemana anak-anak kita. Lihatlah potensi dan minat mereka. Arahkan mereka untuk menjadi salah satu diantara 3 ini. Apakah akan menjadi seorang profesional [dokter, bidan, farmasist, guru, dosen, businessman, akuntan, dll]? Apakah akan menjadi seorang da'i? Apakah akan menjadi seorang hafidz/ah? Pilihan pertama akan diarahkan ke kampus. Pilihan kedua dan ketiga akan diarahkan ke pondok. Kampus atau pondok gak masalah yang penting mereka enjoy bukan terpaksa dan punya visi yang jelas ke depan mereka mau jadi apa. Yang terpenting adalah ketika di kampus, mereka harus lebih dikuatkan untuk ngaji dan dakwah sehingga kelak menjadi profesional yang paham din dan militan. Ketika di pondok, itu memang benar keinginan mereka sehingga enjoy dengan kehidupan di pondok dan tetap diasah jiwa harokinya sehingga setelah lulus ilmunya bisa bermanfaat untuk umat dan juga punya jiwa gerak. Semoga Alloh menganugrahkan kita kelak putra-putri yang sholih-sholihah, mujahid-mujahidah dan menjadi generasi yang berkontribusi bagi kejayaan Islam. Aamiin...eh, by the way...itu semua gak akan terkabul kalo belum nikah. So, doa tadi didahului dulu dengan doa yang ini, semoga Alloh mendatangkan pasangan yang terbaik [mujahid, aamiin] di saat yang terbaik pula, hehehe... aamiin...semangat yach ^_^

Kamis, 06 September 2012

Martambak Kurma Coklat Keju



Hobi masak yang kadang muncul kadang tenggelam [itu mah namanya bukan hobi ya ^_^], kemaren lagi muncul. Aku dapet pinjeman buku resep dari seorang ibu pemilik warung makan. Judulnya Variasi Martabak Manis. Penasaran sama si martabak manis ini, akhirnya kemaren bareng haidar [uminya haidar lebih tepatnya] kita beraksi selayaknya master chef. Ni aku bagi-bagi resepnya. Resep ini bukan buatanku, tapi buatan Ibu Lilly T Erwin yang ada di buku "Variasi Martabak Manis". Kalo pengen miliki bukunya, bisa dicari di Gramedia terdekat. Ini nich resep dasar martabak manis. Selamat mencoba ^_^

BAHAN:
  1. 500 gr tepung terigu segitiga
  2. 1/2 sdt ragi butiran, rendam dengan 1 sdm air
  3. 1/4 sdt soda kue
  4. 100 gr gula pasir
  5. 700 ml air/santan hangat
  6. 3 butir telur ayam (pisah putih dan kuningnya)
  7. 1/2 sdt garam
  8. Mentega untuk mengoles
CARA MEMBUAT:
  1. Campur 500 gr tepung terigu dengan gula, soda kue dan ragi, lalu aduk rata sambil dituangi santan atau air hangat sedikit demi sedikit dan kuning telur hingga habis
  2. Kocok putih telur hingga mengembang (tidak kaku)
  3. Masukkan putih telur ke dalam adonan tepung, aduk rata kembali dan diamkan selama 2 jam
  4. Siapkan cetakan martabak, panaskan di atas api sedang hingga panasnya benar-benar merata memanasi wajan namun tidak terlalu panas
  5. Tuang adonan martabak ke dalam cetakan, biarkan sejenak. Lalu tutup hingga adonan matang, rata bagian atasnya.
  6. Sebelum diangkat dari api, olesi terlebih dahulu dengan mentega sambil ditaburi isi sesuai selera [coklat, susu, keju, kurma]. Angkat dari api.
  7. Potong martabak menjadi dua bagian dan olesi bagian luarnya dengan mentega lunak
  8. Siap dihidangkan

Minggu, 02 September 2012

Hot Chicken Macaroni Yummy

Lama aku gak nyoba-nyoba resep baru. Kemaren aku nyoba bikin sesuatu yang belum aku bikin sebelumnya. Sebenernya ini makaroni udah aku beli sejak sebelum bulan puasa, tapi baru aku masak kemaren. Aku bikin tanpa liat contoh resep padahal sebenernya dibalik kemasan makaroninya ada resep saosnya, tapi berhubung bahan-bahan yang ada di resep itu aku gak punya di rumah, jadi saosnya aku bikin kayak saos spagheti yang pernah aku posting juga di sini. Jadi rasanya ya mirip sama spagheti cuma bentuknya aja yang beda. 1 bungkus kecil makaroni 200 gr bisa untuk 2 atau 3 porsi. Kemaren aku bikin 2 porsi terlalu banyak jadi mending untuk 3 porsi biar gak terlalu banyak.

Rabu, 22 Agustus 2012

Kado Lebaran Buat Mamah Papah

Seperti halnya orang tua yang lain, orang tuaku punya kebiasaan kalo lebaran memberikan hadiah kepada mbah [orang tua mamah papahku]. Menurutku itu sebuah kebiasaan baik yang perlu ditiru. Dengan memberi hadiah, itu menunjukkan sebuah perhatian. Akupun berusaha mencontoh orang tuaku. Sejak aku punya tambahan uang saku sendiri [ya walaupun tidak seberapa], aku selalu mencoba menyisihkan uang sakuku itu untuk membeli hadiah buat ortu saat lebaran. Bingung juga ya mau mbeliin apa, walaupun cuma setahun sekali ngasihnya. Buat papah udah pernah mbeliin baju koko, peci, sorban. Buat mamah udah pernah mbeliin mukena, kerudung. Barang-barang itu juga mereka udah punya banyak. Bingung juga kali ini mau mbeliin apa, akhirnya buat papah yang hobi baca, aku belikan 2 buah buku tentang haji. Buat mamah aku belikan kerudung yang ukurannya agak lebar. Alhamdulillah kemaren pas lebaran dipake, cantik lho...he... Oya biasanya aku selalu selipkan ucapan di dalam kado itu. Tapi kemaren aku gak sempet nulis or ngetik ucapannya, tapi yang ingin aku sampaikan pada beliau gak jauh dari apa yang aku sampaikan pada beliau tahun lalu. Ucapan tahun lalu itu aku print dan sama papah ditempel di tembok kamarnya [waktu belum pindah rumah] dan aku sempet memotretnya.
Mah...Pah...semoga mamah papah diberi kesehatan, diberi umur panjang yang barokah, tambah ganteng 'n cantik :-), tambah rajin beribadah, cepet jadi mbah kakung dan mbah uti, hehehe...aamiin...Semoga Alloh mengabulkan cita-cita mamah dan papah untuk menunaikan rukun Islam yang ke-5. Doakan kami agar menjadi anak sholih dan sholihah, bahagia dunia dan akhirat. Aamiin ya Robbal'aalamiin...We love you all ^_^ 



Minggu, 19 Agustus 2012

Aku Baru Mengerti Arti Pelukan Itu

Beberapa bulan yang lalu, aku mendapat sebuah pelukan dari seorang yang jarang sekali beliau melakukannya padaku walaupun kami sering sekali bertemu. Pelukan itu dia berikan saat aku pulang silaturahmi dari rumah beliau. Ya memang aku sedang ada masalah saat itu, tapi tak biasanya beliau melakukan itu. Aku anggap bukan masalah yang begitu berat bagiku. Setelah sekian bulan, baru kumengerti arti pelukan itu. Ada sesuatu yang beliau sembunyikan dariku. Pelukan itu sebuah bentuk penguatan padaku yang tak beliau ungkapkan melalui lisan karena beliau tak ingin membuatku semakin sedih dengan masalahku. Terimakasih kau telah memelukku saat itu, mungkin benar aku akan sedih jika dulu kau ungkapkan semua, dan itu tak kau lakukan. Setelah kutahu, saat ini bukan sedih yang kurasa, rasa syukur padaMu ya Alloh atas semua ini, betapa sesungguhnya dia menyayangiku walaupun tak beliau lisankan, tapi aku merasakannya. Terimakasih telah membimbingku hingga saat ini, doakan aku agar selalu istiqomah dan selalu mengingat dan melakukan nasihat-nasihat berhargamu hingga kelak aku menjadi wanita tangguh sepertimu [semoga bisa lebih tangguh darimu]. Aku mencintaimu karena Alloh, mba.... (!_!)

Sabtu, 18 Agustus 2012

Download MP3 Takbiran

Alhamdulillah...terdengar lagi takbir di malam Idul Fitri tahun ini. Aku punya file mp3 kalimat takbir, sila yang mau, bisa didownload di sini. Setelah didownload, mari kita dengarkan dan renungkan maknanya. Met Idul Fitri kawan...taqobbalalloh minna wa minkum, maapin salahku ya...

Jumat, 17 Agustus 2012

Alloh Sayang Padaku

Tidak mudah memunculkan sebuah khusnudzon. Setiap sesuatu terjadi yang tidak sesuai mau kita, pasti pada awalnya datang kekecewaan dan muncul anggapan bahwa hal itu tidaklah adil menimpa kita. Padahal kita paham benar bahwa sesuatu yang baik menurut Alloh gak selalu baik menurut kita dan sebaliknya sesuatu yang baik menurut kita gak selalu baik menurut Alloh. Walopun sulit, namun mencoba untuk selalu khusnudzon pada Alloh harus kita usahakan. Hingga pada akhirnya semua tersibakkan dan kita bisa mengatakan bahwa Alloh memberi kita ketetapan demikian karena Alloh sayang pada kita dan menyelamatkan kita dari keburukan. Dan berharap ini akan semakin menambah kekhusnudzonan kita pada Alloh di kemudian hari. Kita menjadi semakin yakin bahwa ketentuan yang Alloh tetapkan pada tiap hamba-Nya pasti yang terbaik. Ya Robb, You've saved me...Alhamdulillahirobbil'aalamiin. I do hope You will make my next steps be easier, aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Rabu, 15 Agustus 2012

Akhi...Ukhti...Apa kabar hatimu?

Hati...adalah organ ajaib yang mudah berbolak balik. Hingga Rosul pun mengajarkan pada kita sebuah doa agar Alloh meneguhkan hati kita pada dinNya, "yaa muqollibal quluub tsabbit qolbi 'alaa diinika".

Penyakit yang mengakibatkan hati kita sakit bisa menyerang siapa saja, termasuk laki-laki dan perempuan yang mendapat predikat aktivis dakwah. Salah satu penyebab yang membuat hati para aktivis dakwah sakit adalah virus merah jambu. Yang pelan tapi pasti virus itu menggerogotinya hingga hilang rasa malunya melakukan hal-hal yang dilarang oleh syariat dan dibenci Alloh. Astaghfirullohal'adzim...

Penyakit itu bisa berawal dari sebuah interaksi yang awalnya masing-masing menganggap biasa-biasa saja. Interaksi dalam sebuah organisasi dakwah, dalam kepanitian acara-acara keislaman, dalam program kampus seperti KKN, membuat mereka saling berkomunikasi dan saling mengetahui personal si ikhwan maupun akhwat. Awalnya cuma mengirim sms undangan rapat, sms karena memang darurat karena teknis sebuah acara atau ketemuan karena menyerahkan berkas-berkas atau ketemuan membahas suatu program. Ternyata sms dan pertemuan itu gak berhenti sampai disitu. Syaithan sangat lihai menggoda dua orang yang sedang saling jatuh cinta. Syaithan menghias kemaksiatan dengan keindahan. Mereka ikhwan dan akhwat aktivis dakwah menjadi sasaran empuk si syaithan yang gak pantang menyerah. Ditambah dengan berkembangnya teknologi, peluang kemaksiatan akan terbuka lebih lebar. Ada fb, twitter, YM atau yang lain yang membuat komunikasi semakin intens bahkan bisa saling melihat melalui webcam tanpa ada orang lain yang tau[sesaat mereka lupa ada Alloh dan malaikat yang tak pernah alpa mengawasinya]. Astaghfirulloh...

Syaithan menjadikan si ikhwan dan akhwat itu mengikuti hawa nafsunya, menjalin hubungan yang tidak selayaknya dilakukan aktivis islam militan. Mereka selayaknya berpacaran. Sms atau telepon selalu dinantikan dari ikhwan atau akhwat yang dia sukai. Panggilan akhi dan ukhti tergantikan dengan mas dan dek. Janjian ketemuan gak cuma untuk rapat tapi juga untuk sesuatu yang gak penting, sekedar jalan berdua. Berkhalwat sudah berani dilakukan diam-diam karena takut ketahuan teman-teman ngajinya atau bahkan murobbinya. Syaithan berhasil menggoda mereka dan mereka yang sedang terjerat cinta gak menyadari itu, seperti orang mabuk yang tak sadarkan diri. Teman yang mengingatkan dan memberinya nasihat dianggap angin lalu saja.

Beberapa kali membantu menyelesaikan masalah akhwat yang lagi kena VMJ, mereka akan sulit untuk kembali tersadarkan kalo mereka gak punya azzam yang kuat. Ketika yang terkena virus itu adalah adek yang baru ngaji, aku menganggap itu wajar[wajar disini bukan bentuk pelegalan] karena ilmu mereka yang masih harus terus ditambah. Namun dengan pendampingan yang terus menerus dari mba-mba nya dan motivasi untuk bisa menjadi lebih baik, pelan-pelan dia bisa sembuh dari sakit yang disebabkan virus merah jambu itu. Tapi secara pribadi aku tidak bisa mentolerir ketika itu dialami oleh ikhwan akhwat yang sudah pada tingkatan paham dan militan. Yang hobinya ngisi pengajian, yang sukanya tampil di depan untuk ngasih motivasi agar adek-adeknya menjadi muslim-muslimah militan, yang kalo ngomongin dakwah dan jihad semangatnya luar biasa dan selalu di barisan terdepan. Na'udzubillah...akhi dan ukhti...sadarlah!!! Kalian adalah qudwah bagi adek-adekmu...malulah kalian pada Alloh...sadarlah bahwa itu adalah kemaksiatan yang dibenci oleh Alloh...segeralah perbaiki diri...lawanlah virus itu...nasehat-nasehat dari orang-orang di sekitarmu gak akan ada artinya ketika kalian sendiri tidak punya kekuatan untuk mengakhiri kemaksiatan itu.

Lalu pa solusinya? Menurutku sangat mudah, tapi buat yang sedang terjangkiti virus ini mungkin sangatlah susah. Satu solusinya, tutup semua akses untuk komunikasi. Baik sms, telepon, fb, email, chatting, video call dan yang lain. Ganti nomor handphone mu, hapus semua akun media sosialmu. Tanpa komunikasi aku yakin akan  lebih mudah melupakannya. Memutuskan komunikasi tidak akan bertahan lama kalo gak ada kesungguhan. Jadi, solusi kedua adalah sungguh-sungguhlah untuk bertaubat. Yakini bahwa perbuatannya adalah kemaksiatan yang dibenci Alloh dan sungguh-sungguhlah memperbaiki diri. Solusi ketiga, jangan simpan sendiri masalah ini. Kalo disimpan sendiri, pasti akan membuatmu nyaman karena tidak ada yang tahu dan bahkan kamu menikmati kemaksiatan ini. Beritahu teman dekatmu[pastinya harus teman yang sholih/ah yang bisa mengingatkanmu] tentang masalahmu, sehingga temanmu bisa memantau dan menasihatimu. Solusi terakhir adalah doa. Mintalah pada Alloh agar dihindarkan dari fitnah itu dan agar diberi kesungguhan untuk memperbaiki diri.

Beberapa kasus yang aku lihat, ketika ikhwan dan akhwat ada yang sudah saling jatuh cinta terkadang menikah adalah solusi bagi mereka. Tapi menurutku menikahkan mereka bukan sebuah solusi. Bagaimana pernikahan akan barokah ketika diawali dengan kemaksiatan. Sesuatu di awal akan menentukan bagaimana akhirnya. Pernikahan yang dibangun karena nafsu bagaimana akan sakinah mawaddah warohmah??? Ya walopun ada yang setelah menikah mereka jadi lebih baik. Tapi untuk itu butuh perjuangan yang besar.

Akhi...ukhti...apa kabar hatimu? Ketika hatimu terlanjur sakit karena virus merah jambu, segeralah bertaubat...Ketika hatimu dalam kondisi sehat maka janganlah mendekati hal-hal yang mendekatkanmu pada virus merah jambu itu. Takutlah pada Alloh dan berilah qudwah yang baik bagi adek-adekmu. Bagaimana dakwah ini akan tersampaikan ketika kondisi hati si pembawa risalah dakwah ini kacau balau begini. Semoga Alloh senantiasa menjaga hati kita sehingga terhindar dari fitnah cinta dan kelak kita bisa menikmati indahnya cinta yang halal dalam bingkai keluarga ideologis yang terhindar dari nafsu syaithan, aamiin.

Published with Blogger-droid v2.0.1

Minggu, 05 Agustus 2012

Nuzulul Qur'an bukan tanggal 17 Romadhon Kawan!!!

Aku co-past in dari tweet n status fb ku nich...

1. Di msjd2 sktr rmh,malem ni org2 pada memperingati nuzulul Quran.mana tho sumber yg blg klo nuzulul quran itu malam 17rmdn? #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

2. coba deh bc terjemah surat Al-Qodr.disitu ditulis klo AlQuran diturunkan dmalam qadar #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

3. Apa itu malam qodar? Yaitu malam kemuliaan yg lbh baik dr 1000 bln #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

4. Kpn trjd malam qodar? Wallohu a'lam. Rosulululloh cuma ksih qt clue klo mlm itu ada di 10hr trakhr rmdn,trutama dmlm ganjil #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

5. So,nuzulul Quran itu bkn malam 17rmdn kawan... #nuzululquran -- Himmah Aliyah (@himmah_aliyah)

Published with Blogger-droid v2.0.1

Sabtu, 04 Agustus 2012

ijo-item-coklat-biru



Sudah berapa lamakah kalian berjilbab? Kalo aku baru sekitar 10 tahun. Awal aku pake jilbab kalo gak salah tanggal 10 Februari 2002, saat aku di bangku kelas 1 SMA. Awalnya aku gak tau kalo pake jilbab itu wajib. Setelah ikut kajian-kajian keislaman mulailah aku belajar bagaimana berislam secara benar termasuk kewajiban seorang muslimah untuk menutup auratnya. Dan proses hingga aku bisa berjilbab seperti ini pun butuh proses yang tidak singkat dan tidak mudah. Butuh azzam yang kuat itu kuncinya dan organ pendengaran [kuping] kita perlu untuk tidak dimaksimalkan fungsinya [maksudnya???]. Maksudku jangan dengar omongan negatif orang terkait perubahan penampilan [jilbab] kita. Kalopun didengerkan tanggapi aja dengan santai, omongan yang gak enak gak perlu dimasukin ke hati.

Awal pakai jilbab, pakaianku masih biasa seperti belum berjilbab cuma tambah panjang dan tambah tutup kepala [belum bisa dikatakan jilbab]. Aku masih suka pakai celana jeans sama kaos oblong lengan panjang. Bahkan seragam sekolahku pun berbentuk celana longgar yang bisa disulap menjadi seperti rok kalo sletingnya ditutup. Lagi-lagi karena ikut kajian, aku sedikit demi sedikit tersadarkan. Ternyata kriteria jilbab syar'i itu bukan seperti yang selama ini aku pakai. Bahkan jauuuh sekali... Dan aku selalu memperhatikan [ngefans] pada mba-mba yang bergamis dan berjilbab lebar. Sejak awal hatiku berkata "suatu saat nanti aku akan berpakaian seperti itu".

Seiring waktu berjalan, dengan sedikit ilmu yang aku punya, akupun ingin menjadi lebih baik dalam hal berpakaian. Pelan-pelan, perubahan terjadi. Celana jeansku aku ganti dengan rok lebar. Baju osisku yang berbentuk celanapun aku ganti dengan rok betulan. Yang agak kesel dengan hal itu adalah mamahku. Karena dalam waktu beberapa bulan aku harus 3 kali jait seragam sekolah baru. Pertama seragam pendek saat belum berjilbab, kedua seragam panjang tapi model celana dan yang ketiga aku minta dibuatkan seragam panjang dengan bawahan rok. Ya walopun agak kesel, tapi buat orang tua, apa sih yang enggak buat anak. Awal kelas dua aku sudah lebih baik. Kerudung sudah sedikit lebar, kaos kaki coba aku kenakan. Saat itu karena sesama pengurus ROHIS saling menguatkan, kita jadi semakin eksis dengan jilbab kita. Sampe-sampe muncul kekhawatiran dari pihak sekolah, karena jilbab kami yang semakin lebar dan dianggap tidak sesuai aturan seragam yang ditetapkan sekolah. Tapi alhamdulillah kita tetep istiqomah hingga lulus. Bahkan di bangku kelas 3 diantara kami sudah mulai ada yang terkadang pakai gamis.

Aku sendiri mulai mengumpulkan gamis. Pakaian-pakaian mamah yang ada di almari aku pilih-pilih. Yang bentuknya gamis aku minta dan aku pakai. Saat lebaran aku pun minta dibelikan dan dijahitkan gamis bukan rok apalagi celana. Setelah lulus SMA, aku tidak langsung istiqomah mengenakan gamis. Kalau ke kampus aku masih suka pakai rok dan hem panjang. Baru setelah semester 2 aku belajar untuk selalu memakai gamis hingga sekarang.

Sempet pakai gamis bunga-bunga, gamis terang benderang hingga gamis warna-warna soft dan gelap.

Aku teringat sebuah kisah dari ibunda Aisyah. Ketika Aisyah menceritakan sebagian istri para shahabat – pada satu riwayat dikatakan ‘istri para shahabat Mujahirin’ namun pada riwayat yang lain disebutkan ‘istri para shahabat Anshor- “Semoga Allah melimpahkan rahmatNya kepada para istri shahabat Muhajirin. Ketika ayat tentang jilbab turun, mereka robek kain korden lalu mereka kenakan sebagai jilbab sehingga mereka seperti burung gagak”.

Dari kisah itu disebutkan para sohabiah berjilbab seperti burung gagak, artinya berwarna hitam. Kenapa hitam? Karena warna hitam tidak mencolok dan tidak mengundang perhatian [tapi juga tergantung modelnya siy, warna hitam tapi ketat n transparan malah jadinya parah]. Tapi bukan berarti mutlak dan paten harus hitam. Bukan berarti yang paling sholihah dan paling "nyalaf" harus yang hitam. Karena kesolihan dan kefahaman seseorang gak hanya terletak pada warna baju yang dia kenakan saja. Yang penting tidak mencolok dan mengundang perhatian serta tidak bertujuan untuk tabaruj, warna selain hitam bolehlah dipakai. Tentunya dengan memperhatikan kriteria syar'i yang lain seperti tidak ketak, tidak transparan, tidak seperti pakaian laki-laki dan wanita kafir, tidak memakai wewangian, dll.

Cerita panjang begini, sebenernya aku cuma pengen cerita hasil pengamatanku, yang namanya akhwat [termasuk aku], gamis dan kerudung yang sering dipakainya ya gak jauh-jauh dari 4 warna ini yaitu hijau, hitam, coklat dan biru. Kenapa aku bisa bilang begitu, karena tadi pagi waktu beres-beres kamar, aku gantungkan jilbab-jilbabku yang berserakan gak karuan dan gak sengaja terlihat kombinasi warnanya yaitu ijo-item-coklat-biru.

Ini ceritaku tentang jilbalku. Ya walopun aku juga belum berpakaian 100% syar'i [kadang masih suka geje kalo pake baju, he..] tapi aku paham bagaimana yang seharusnya dan ingin selalu berusaha memperbaiki diri.

Aku posting tulisan ini sambil aku ingat nama temen-temen SMA ku. Aku absen yach..tanti, intan, ninki, aulid, rinan, imus, wahyu, icus, rinan, mahar, linta, beti, eida, emi, umi, ryvca, intan, ade, vita, eka. Sementara itu yang masih kuingat, kalo ada yang terlewat maafkan..indahnya mengenang masa-masa bersama kalian. Tetep istiqomah dengan jilbab kita yach..

Published with Blogger-droid v2.0.1

Kamis, 26 Juli 2012

Cerita Tentang Ciput "Punuk Unta"

Semua wanita berkerudung pasti ngerti kaya apa itu ciput dan mungkin hampir tiap hari mereka memakainya supaya berkerudungnya jadi lebih rapi dan nyaman. Aku punya cerita tentang sebuah ciput "punuk unta" yang lagi ngetrend dipake ibu2, tante2 bahkan mba2 dan adek2 pun ikut-ikutan memakainya. Waktu pertama kali liat ada orang pake krudung tapi kok keliatan "njumbul" banget kepalanya, aku inget sebuah hadits [bentar browsing dulu ^_^].

Nah ini ketemu haditsnya. Hadits Muslim nomor 2128 yang berbunyi: “Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dari Nabi shalallahu alaihi wassalam bersabda: Ada dua kelompok ahli neraka yang aku belum pernah melihat keduanya Seorang laki-laki yang mempunyai cemeti/cambuk seperti ekor sapi. Mereka mencambuki manusia dengannya dan para wanita yang berpakaian tetapi telanjang,bergoyang-goyang dan berlenggak-lenggok , kepala mereka (ada sesuatu) seperti punuk unta yang bergoyang-goyang. Mereka tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya padahal bau surga itu dapat dicium dari jarak sekian dan sekian”.

Kaum wanita bener-bener jadi korban mode. Bahkan krudung yang sudah ada aturan syar'i nya pun dibuat model yg aneh2 seperti krudung "punuk unta" itu.

Kembali ke ceritaku tentang ciput itu. Mamahku itu orang yang gampang terkena bujuk rayu para salesman atau penjual2 yang suka nawarkan dagangan. Nah waktu itu aku pulang entah dari mana tau-tau di rumah ngeliat ciput busa "punuk unta" di tempat mamah biasa naroh krudungnya. Aku langsung negatif thingking. Ini pasti mamahku kena bujuk rayu penjual krudung sampe2 ciput model kaya gini dibelinya. Secara di rumah cuma ada 2 perempuan. Gak mungkin donk aku yang beli. Jadilah mamahku sebagai tersangka pemilik ciput itu. Kebetulan saat itu mamah gak ada di rumah. Aku panggil papahku dan menunjukkan ciput itu padanya. Walaupun papahku bukan orang yang paham banget tentang jilbab syar'i, tapi beliau juga gak suka yang neko-neko. Setelah sedikit mbahas tentang mamahku dan ciput anehnya itu akhirnya kami sepakat mengambil busa yang ada di dalam ciput itu dan membuangnya ke atas ternit rumah melalui lubang ternit yang terbuka. Hahaha tanpa sepengetahuan mamahku lenyap sudah "punuk unta" itu, jadi mamahku gak bisa memakainya lagi.

Nah, beberapa pekan lalu mamahku baru menyadari kalo ada sesuatu miliknya yang hilang. Bertanyalah dia padaku dimana ciput itu. Aku jawab gak tahu, haduh boong aku. Maafin aku ya Alloh. Eh, mamahku bilang lagi "mana ya busa ciputnya, itu kan mau dibalikin". Jadi itu ciput milik temen mamah yang mamah pinjem waktu acara wisuda karena mamahku lupa bawa. What?? ternyata si "punuk unta" cuma minjem, padahal kan udah aku buang. Mamahku minta aku nganter ke rumah temenya itu untuk suatu keperluan. Sampenya di sana, mamahku menyampaikan ke temenya kalo sebenernya mau mbaliki ciput yang dulu dipinjamnya tapi tadi dicari gak ketemu2. Temen mamahku bilang, "gak papa bu, pake aja buat kenang-kenangan". Dengan muka innocent aku cuma senyum-senyum sambil ngeliatin muka mereka berdua. Jadilah mamahku tidak akan pake krudung "punuk unta" itu lagi.

Published with Blogger-droid v2.0.1