Minggu, 31 Juli 2011

1 Ramadan = 1 Agustus


Sejak beberapa hari yang lalu banyak sms masuk isinya tak jauh berbeda mengucapkan selamat menjalankan shoum ramadan dan meminta maaf. Maaf ya...gak aku balas sms-sms itu. Saling meminta maaf sebelum memasuki ramadan ternyata gak dicontohkan lho oleh Rosululloh. Meminta maaf kan setiap saat kalo kita berbuat salah. Selain sms-sms selamat berpuasa, ada juga sms masuk yang menanyakan kapan shoum? Dapet info tadi ba'da isya, kalo malam ini 1 Ramadan dan besok 1 Agustus 2011 kita shoum. Seumur-umur baru pernah menjumpai 1 Ramadan bertepatan dengan tanggal 1 bulan Masehi.
Alhamdulillah...dipertemukan dengan Ramadan lagi. Sebagai bahan untuk muhasabah qobla ramadan:
1. Bagaimana kita membangun kekuatan ruhiyah (amal yaumi)
2. Bagaimana kita membangun kekuatan kebersamaan
Must be better yach...yuk kita berlomba!!!

Jumat, 29 Juli 2011

Buku "Antara Mekkah dan Madinah", mauuu...Siapa yang Mau Mbeliin???

cover buku Antara Mekkah dan Madinah
Tadi sore aku berangkat ke bimbingan belajar tempat aku ngajar. Dateng sedikit telat karena nyiapin materi lebih dulu dan sampai di sana anak-anak sudah nunggu. Tadi kami mbahas tentang passive voice dan expression of blaming, accusing, admitting, denying and promising. Tentang passive voice mereka lumayan masih belibet karena mereka belum menguasai tenses. Hingga saat ini aku masih belum nemu metode yang pas untuk ngajar tenses supaya anak-anak cepet mudeng. Ada yang punya metode ngajar tenses yang mudah dipahami? Habis ngeles sebelum pamit pulang aku bilang sama si pemilik bimbingan belajar kalo aku minta cuti sebulan untuk konsen nyelesein tugas akhir. Alhamdulillah diijinkan soalnya dia juga temen sekelasku yang juga belum lulus dan memahami alasanku.


Abis ngeles aku melaju bersama motor setiaku ke toko buku untuk beli tinta printer warna hitam. Di rumah bener-bener abis tinta hitamnya, tadi ngeprin materi aja pake tinta merah. Merah tandanya marah, gitu kata guru SD ku, makanya gak boleh nulis pakai tinta merah waktu SD. Tapi menurutku bukan itu dech alasan kenapa gak boleh pake merah. Soalnya kalo merah tar jadi sama kaya tulisan bu guru kalo ngoreksi or kasih nilai, hehehe... Sampe di toko buku aku ambil sebuah botol kecil berisi tinta hitam bertuliskan kata "canon" dan aku juga ambil stabilo warna kuning yang kebetulan di rumah udah gak jelas lagi kalo dipake. Sebelum aku bayar ke kasir, aku puter-puter untuk liat-liat buku dulu. Pas di bagian buku-buku agama, ada sebuah buku yang menarik aku untuk membukanya. Buku itu judulnya "Antara Mekkah dan Madinah". Aku baru liat buku itu, padahal udah sejak Desember 2009 buku itu terbit. Soalnya aku orang yang gak gitu suka jalan-jalan ke toko. Kalo beli buku seringnya gak dateng ke toko buku, tapi browsing dulu di internet cari buku yang pengin aku beli dan belinya gak ke toko tapi nitip temen yang di luar kota. Maklum kantong tipis dan kalo di Purwokerto harga buku diskonnya kecil, jadi cari yang agak lebih murah. Kalo gak nitip paling juga beli di agen milik temanku.

Rabu, 27 Juli 2011

Revisi Ayo Revisi, Biar Kelar Sebelum Idul Fitri

Meninggalkan sementara aktivitas yang aku suka untuk lebih fokus pada sesuatu dalam satu bulan ini. Mudah-mudahan Alloh memberi kemudahan padaku untuk menyelesaikan tugas akhir yang sudah hampir 2 tahun gak kukerjakan. Mohon doanya teman, moga momen Ramadan selain momen untuk meningkatkan kualitas diri secara ubudiyah tapi juga meningkatkan motivasiku untuk segera menyelesaikan tugas akhirku, karena deadline nya 30 hari lagi. Moga sebulan yang akan datang, 27 Agustus 2011, aku sudah sidang.



Minggu, 17 Juli 2011

Which One is Your Personality?

Sudah pernahkah kamu mencoba tes kepribadian? Ada 4 kepribadian dasar yang dimiliki manusia, termasuk yang manakah kamu? Sanguin kah? Melankolis kah? Koleris kah? atau Phlegmatis kah? Walaupun hasil tes tersebut gak 100% bener, tapi paling enggak bisa mewakili seperti apa sebenernya kepribadian kita. Yang belum pernah coba, silakan baca buku Personality Plus-nya Florence Litteur. Kalo mau yang simple bisa buka aplikasi tes kepribadian di facebook. 

Sabtu, 16 Juli 2011

My Paper Quilling

Pekan kemaren aku diminta ngisi sesi kreativitas di acara liburan adek-adek yang tergabung dalam FAAI. Aku yang kurang kreativitas tapi diminta ngisi sesi kreativitas, hhmm.... Tapi gak papa, aku tetep coba untuk bisa sama-sama berkreasi bareng adek-adek. Aku browsing dan dapet kreasi yang menarik dari kertas, namanya paper quilling. Aku coba bikin beberapa bentuk sebagai contoh. Walopun hasilnya masih belum rapi, tapi lumayan lah... Hasil kreasi adek-adek juga keren lho, liat aja di sini. Caranya mudah, bahannya juga murah meriah dan hasilnya indah. Yang mau coba bikin atau mau ngaajarin adek atau putra/putrinya bikin paper quilling silakan aja coba. Coba aja buka quillynilly.blogspot.com untuk belajar lebih banyak tentang paper quilling


cake and apple
cake
apple

Jumat, 15 Juli 2011

Shirley and Shrek

Pernah nonton kartun Shaun the Sheep? Tau gak domba-domba yang ada di kartu itu. Tokoh utamanya namanya Shaun. Domba yang paling endut namanya Shirley dan yang paling kecil dan imoet namanya Timmy. Pertama kali liat Shirley rasanya aneh, kok ada ya domba segede itu dan setebel itu bulunya, sampe-sampe oleh domba-domba yang lain bulunya suka buat tempat untuk menyembunyikan sesuatu. Tapi ternyata ada lhoh  domba beneran yang segede itu, namanya Shrek. Mereka mirip...Shirley and Shrek.

Di dunia maya Shrek ramai dibicarakan awal Juni lalu saat harus disuntik mati. Shrek adalah domba yang dimiliki oleh seorang peternak di Selandia Baru. Tiap kali ada pemotongan atau pencukuran bulu domba yang dilakukan setahun sekali di peternakan itu, Shrek selalu saja bisa kabur dan bersembunyi di dalam gua. Dia bisa kabur tiap kali mau dicukur bulunya hingga 6 tahun lamanya. Ketika ditemukan di tahun 2004, bulunya sudah sangat tebal hingga berat bulunya mencapai hampir 30 kg. Wow...tebel banget ya...

SHIRLEY
 
SHREK


SHREK

Selasa, 12 Juli 2011

Bila Waktu Telah Berakhir

Inalillahi wa inna ilaihi rooji'un....dalam waktu satu jam, ada 2 sms masuk yang keduanya diawali kalimat innalillahi... Teman SMA ku, Ismail dan adeknya temenku dipanggil oleh Alloh. Tak ada yang tahu kapan maut datang. Gak mesti yang tua dulu yang mendahului, temanku yang mungkin baru berusia sekitar 25 tahun dan adek temenku yang mungkin baru usia belasan mendahului kakak dan orang tuanya menghadap Robb nya. Mereka tidak berkesempatan untuk menjumpai bulan Romadon tahun ini yang hanya beberapa hari lagi. Semoga amal sholih mereka berdua diterima oleh Alloh, diampuni dosa-dosanya, dilapangkan kuburnya, diberi nikmat kubur dan dijauhkan dari siksa kubur. Aamiin...Bener-bener menjadi bahan untuk kita bermusahabah...kematian adalah keniscayaan, apa bekal yang sudah kita siapkan? Ya Robb, jadikan kami kelak orang-orang yang khusnul khotimah, beri kami kesempatan untuk memperbaiki diri dan ber amal sholih untuk bekal kami kelak saat menghadap-Mu.


"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung. Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan." (Q.S. Ali Imron : 185)


"Bila waktu tlah memanggil 
teman sejati hanyalah amal
bila waktu telah terhenti
teman sejati tingallah sepi"
(Opick)

Minggu, 10 Juli 2011

#2nd day of FAAI

Di hari kedua kegiatan liburan FAAI ada 2 sesi. Sesi pertama adalah time to share, sebuah sesi berbagi cerita tentang adab berteman dan bagaimana memilih teman yang baik. Sesi kedua adalah time to create, saatnya gunting-gunting dan ngelem-ngelem. Di sesi kedua ini anak-anak membuat hiasan paper quilling. Hasilnya bagus-bagus lho....liat aja disini.
akhwat kids of FAAI
paper quilling hasil karya akhwat kids

Jumat, 08 Juli 2011

#1st day of FAAI, be kind and creative children

Acara yang paling ditunggu anak-anak FAAI (Forum Aktualisasi Anak Islam) saat liburan sekolah adalah kumpul bareng. Liburan sekolah kali ini kami gak ngadain acara mabit seperti sebelum sebelumnya. Tapi walopun gak mabit, acaranya gak kalah seru lho...Di hari pertama ada dua sesi. Sesi pertama adalah time to listen, sebuah materi tentang team building yang disampaikan oleh seorang ustadz. Sayang aku gak sempet mendokumentasikan games yang anak-anak lakukan selama materi team building. Sesi kedua adalah time to create, sebuah ajang membuktikan kekompakan tim dan menguji kemampuan masak mereka yaitu acara "kid chef". Untuk sesi kedua ini aku sempet jeprat jepret. Menu yang dibuat oleh anak-anak adalah "chocolate cheese banana" dan "sweet banana kolak". Hasilnya...uenakkkk...walopun kolaknya kurang manis. 
ini nich menu kita hari ini
peserta ikhwan kids
peserta akhwat kids
kid chef lagi beraksi
chef kids dan hasil karyanya

Rabu, 06 Juli 2011

Berapapun Penghasilan yang Penting Barokah

Tadi selepas isya aku dimintai tolong mamahku beli pisang ke sebuah fruit stall tak jauh dari rumah. Baru aja keluar gang aku liat seorang bapak penjual dipan mendorong gerobaknya. Tampak kelelahan di wajahnya karena seharian mendorong gerobak berisi dipan berkilo-kilo meter jauhnya. Terlihat masih ada sebuah dipan yang [mungkin] belum terjual. Tiap melihat hal seperti itu ada sesak di dadaku. Pukul 8 malam bapak itu masih di jalanan, entah berangkat pukul berapa tadi padi, entah berapa rupiah yang sudah terkumpul hari ini. Di rumah [mungkin] anak istrinya sedang menantinya, sang istri [mungkin] akan bilang "Pak, beras di dapur sudah habis", anak-anaknya pun [mungkin] akan menyambutnya dengan ucapan "Pak, sebentar lagi masuk sekolah. Aku belum beli buku tulis, sepatu dan seragamku juga sudah rusak".


Rizki Alloh gak bisa kita hitung dengan hitungan matematika atau ekonomi. Dengan bermodal keyakinan bahwa rizki Alloh gak akan salah alamat, seorang bapak yang hanya bekerja sebagai penjual dipan bisa menghidupi keluarga dan menyekolahkan anak-anaknya. Seorang ustadz yang dikatakan oleh istrinya sebagai pengacara [pengangguran ada aja acara] dan berputra 5 dapat memiliki rumah asri, putra-putrinya sekolah dan berprestasi, dan tetap eksis di dunia dakwah dan iqomatuddin. Istri ustadz tadi bertutur kepadaku kunci dari setiap penghasilan yang kita peroleh adalah bukan banyaknya rupiahnya tapi barokahnya. Subhanalloh....Ketika itu yang menjadi prinsip kita seberapapun rizki yang Alloh berikan pada kita insyaAlloh akan selalu cukup dan tidak merasa berkekurangan.


Sebuah perkataan Hathim Al-ashom yang sangat indah semoga semakin menambah keyakinan akan rizki Alloh dan menambah kesungguhan kita dalam beramal dan meninggalkan maksiat "Aku tahu rizkiku tidak akan diambil (dimakan) orang lain, karena itu hatikupun menjadi tentram. Aku tahu amalku tidak akan dikerjakan oleh selainku, oleh karena itu aku sibuk beramal. Akupun tahu kematian menungguku, karena itu aku mempersiapkan bekal untuk berjumpa dengan-Nya. Aku tahu Alloh selalu mengawasiku, karena itu aku malu jika Dia melihatku di atas kemaksiatan".

Minggu, 03 Juli 2011

Let's Countdown Ramadhan Month 1432 H


Kemaren baca artikel di voice of al-islam tentang hari pertama Ramadhan 1432 H akan jatuh pada tanggal 1 Agustus 2011. Kalo hasil ru'yah tanggal 31 juli malam, bulan baru tampak berarti kita akan mulai puasa hari Senin, 1 Agustus 2011. Subhanalloh... ternyata 28 hari lagi kita menuju bulan Ramadhan. Kalo di salah stasiun televisi yang menayangkan World Cup, hitung mundur dilakukan sejak setahun sebelumnya atau 365 hari. Nah, bulan ramadhan udah tinggal 28 hari, sudahkah kalian hitung mundur? Apakah sudah ada sesuatu yang kalian siapin untuk menyambut tamu istimewa tersebut? Piala dunia aja hitung mundurnya mulai setahun sebelumnya. Harusnya untuk persiapan Ramadhan lebih dari itu persiapannya. Yuk kita contoh para salafus shalih yang sepanjang tahun selalu bernuansa Ramadhan. 6 bulan selepas ramadhan mereka masih merasakan suasana Ramadhan yang telah lalu tersebut, sedangkan 6 bulan menjelang ramadhan berikutnya, mereka sudah mempersiapkan diri untuk menyambutnya. So, all year long is ramadhan month for them. Sedikit tips nich untuk persiapan ramadhan:

Jumat, 01 Juli 2011

Just For My Beloved Sisters

Beberapa hari yang lalu baca postingan berjudul "katakan cintamu dengan bahasa pascal" di blog ahmedfikreatif. Aku yang sama sekali gak ngerti tentang pemrograman jadi penasaran pengen bikin. Iseng-iseng aku bikin dan ini kali pertama aku pake pascal. Aku search download-an free pascall  trus aku instal. Dengan sedikit utak-utik akhirnya jadi juga. Aku buat ini spesial buat sahabat-sahabatku, sila download di sini ucapan tulus cintaku untuk kalian.

Apa Hanya Karena Tak Cantik?

Tiap akhwat punya kisah yang berbeda dalam proses nikahnya. Ada yang sekali jadi, tapi ada yang 5 kali tapi masih saja gagal, masyaAlloh....[sabar ya ukh..., semoga Alloh memudahkan urusanmu]. Ada yang sebulan langsung nikah, tapi ada yang berlarut-larut hingga hitungan bulan bahkan sampai setahun proses baru nikah. Ada yang orang tua mudah dipahamkan dan dikondisikan, tapi ada juga yang sulitnya minta ampun dikondisikan. Cerita-cerita tadi aku lihat maupun dengar dari teman-temanku yang sudah melalui proses tersebut.

Gagalnya seorang akhwat dalam proses nikahnya ada banyak sebab. Ada yang karena hambatan dari pihak keluarga, ada yang karena tidak sesuai kriteria, ada yang [mungkin] karena perbedaan prinsip dalam suatu hal, ada yang karena beda latar belakang pendidikan dan menurutku yang paling menyedihkan adalah ada yang gagal proses hanya karena faktor fisik. Aku mendengar cerita gak hanya dari satu atau dua orang saja tentang gagalnya proses nikah seorang akhwat hanya karena si ikhwan merasa bahwa si akhwat kurang cantik atau karena fotonya berbeda dengan aslinya. Ada juga ikhwan yang beberapa kali menolak diproses karena tau akhwatnya tidak cantik. Ada lagi ikhwan yang demi menuruti permintaan ortunya yang pengin menantu cantik sampai tega menolak akhwat yang sholih. Astaghfirulloh....apakah memang seperti itu? atau itu hanya kasuistik saja. Itu tadi cerita yang gagal proses hanya karena si akhwat tidak cantik. Ada juga yang proses begitu lancar dan si ikhwan begitu mantapnya karena sudah tau kalo si akhwat cantik, baik dengan pernah sekilas melihat karena mungkin pernah berinteraksi dalam sebuah organisasi/kepanitiaan, atau melihat melalui facebooknya atau lewat mana aku gak tau.

Cerita-cerita itu bukan cerita fiktif, itu real terjadi di dunia ikhwan akhwat. Pernah seorang ustadzah bertutur kepadaku saat aku silaturahim ke rumahnya, "sedih rasanya ketika kita berusaha mengkondisikan dan menyiapkan akhwat dengan banyak hal sebelum proses nikahnya, tapi di satu sisi tidak begitu pada ikhwan", begitu tuturnya. Beliaupun bercerita, ketika ada ikhwan yang mau menikah, ikhwan tadi menemui suaminya untuk meminta nasihat [KPN=kuliah pra nikah] singkat sebelum menikah, suaminya yang tahu bagaimana si ikhwan tadi langsung membuka KPN itu dengan sebuah pertanyaan "kenapa antum mau menikah dengan akhwat itu? apa karena dia cantik?". Kenapa pertanyaan itu muncul dari seorang ustadz? Itu karena beliau sering menjumpai kasus ikhwan menolak akhwat hanya karena si akhwat tidak cantik. Sedihnya aku mendengar cerita ini.

Kamis, 30 Juni 2011

Aqidah Salafus Shalih



Mbuka-buka lagi sebuah buku yang aku kopi bertahun-tahun yang lalu dan udah tampak kucel sekali covernya. Kalo baca ini kudu dalam kondisi moodnya bagus, soalnya pembahasannya serius. Ada satu bab yang dibahas di buku ini tentang aqidah, yang sebelumnya didahului pembahasan tentang ghoyah. Kalo ibarat ghoyah itu kiblatnya, aqidah itu ibarat pendorong dari dalam yang menggerakkan ke kiblat tersebut. Kalo aqidahnya lemah maka semakin susah menuju ke tujuan itu, bahkan mungkin tidak akan mampu dan terjatuh saat akan meraih tujuan itu (na'udzubillah).


Aqidah terkait dengan keyakinan yang gak cuma dari hati tapi juga tampak dalam bentuk amalan. Makanya banyak ayat yang menjelaskan bahwa aqidah harus disertai amalan. Coba cek surat Al-Bayyinah ayat 7 "Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk". Cek juga surat Al-Kahfi ayat 88 "Adapun orang-orang yang beriman dan beramal saleh, maka baginya pahala yang terbaik sebagai balasan...". Dan masih banyak ayat yang lainnya yang menghubungkan antara aqidah dan amalan.


Siapa yang harus kita teladani dalam hal aqidah? Ya siapa lagi kalo bukan para salafus shalih. Kalo gak tau siapa salafus shalih, buka aja postingan ini. Aqidah menjadi faktor penentu dalam pembentukan generasi salafus shalih. Banyak kisah yang menunujukkan bagaimana kokohnya aqidah mereka. Begitu jauhnya dengan kondisi kita saat ini. Mereka memegang kokoh aqidahnya saat senang maupun susah, saat siang menunggangi kuda perangnya maupun saat malam bersepi-sepi bersama Robb-nya. Karena kokohnya aqidah itulah yang menjadikan mereka keluar dari kegelapan menuju cahaya keimanan dan menjadi sebaik-baik generasi dalam waktu sesingkat itu.

Minggu, 26 Juni 2011

Love My Mom So Much

Kalian tau gak siapa Zain Bhikha? Itu lhoh yang nyanyiin lagu [nasyid] judulnya "Give Thanks to Allah", yang beberapa waktu lalu heboh kalo dikira yang nyanyiin lagu itu Michael Jackson. Zain Bhikha itu muridnya Cat Steven [Yusuf Islam] di bidang musik religi [Islam]. Ada satu nasyidnya yang aku suka banget, judulnya My Mom is Amazing. Kalo denger nasyid itu bikin tambah cintaaaaaa aja sama mamah. Here is the lyric. Check it out yach...


My Mom is Amazing

She wakes up early in the morning with a smile 

And she holds my head up high 
Don't you ever let anybody put you down 
Cos you are my little angel 

Then she makes something warm for me to drink 
Cos it's cold out there, she thinks 
Then she walks me to school, Yes I aint no fool 
I just think my Mom is amazing 

BRIDGE/CHORUS 

She makes me feel 

Like I can do anything 
and when she's with me 
there's no where else, I'd rather be… 

After School, she's waiting by the gate 
I'm so happy that I just can't wait 
To get home to tell her how my day went 
And eat the yummy food, only my Mom makes 

Then I wind her up cos I don't wanna bath 
And we run around the house with a laugh 
No matter what I say, she gets her way 
I think my Mom is amazing 

BRIDGE/CHORUS 

Then I wake up in the morning, she's not there 
And I realize she never was 
And I'm still here in this lonely orphanage 
With so many just like me 

And as my dreams begin to fade 
I try hard to look forward to my day 
But there's a pain in my heart that's a craving 
How I wish I had a Mom that's amazing 
Would be amazing 

Kamis, 23 Juni 2011

My Two New Books, ungu...ungu...

Jarang banget aku beli buku tema "pernikahan". Dua buku tentang nikah yang aku pinjem entah berapa bulan or berapa tahun yang lalu aja gak selese-selese dibaca [karena gak pernah dibaca]. Sabtu kemaren, aku disms temen yang lagi ke Solo, "mba, mau nitip buku gak?? mumpung aku ke Solo nich", gitu katanya. Maklum, kalo beli buku di Purwokerto  diskonnya paling 10%. Browsing-browsing di beberapa website penerbit dari Solo, nemu dua buku ini. Trus aku sms temenku tadi supaya nyari 2 buku ini dan ternyata ada. Dan inilah buku tema "pernikahan" yang pertama aku beli. Lumayan, dengan duit Rp 100.000,- bisa dapet bekal buanyak banget untuk melangkah ke fase pernikahan [walaupun entah kapan, he...]. Pokoknya terus berusaha memperbaiki dan membekali diri. Ayo...kuliahe ndang lulus dulu!!!! [menyemangati diri sendiri].

Selasa, 21 Juni 2011

Wanita Sholat Berjama'ah di Masjid

Beda pendapat antara anak sama orang tua pasti kerap kali terjadi. Baik perbedaan dalam hal sepela maupun hal yang prinsip. Begitu pun aku, juga kerap menjumpai perbedaan pendapat dengan ortu. Kebetulan aku tipe anak yang gak suka berdebat sama orang tua. Aku gak suka, karena adanya beda pendapat yang bisa menimbulkan perdebatan itu bikin suasana di rumah jadi gak nyaman. Secara, di rumah cuma bertiga. Kalau ada dua saja yang lagi "panas" pasti rumah sunyi senyap. Prinsipku selama perbedaan itu bukan dalam hal prinsip dan masih bisa ditolerir aku lebih memilih untuk diam dengan pendapatku asal ortu tidak memaksakan pendapatnya padaku. Pernah seorang ustadz bilang "selama kepentingan orang tua dan syariat bisa dikompromikan maka gak usah dibentur-benturkan". Kalo beneran kebentur kan malah sakit, he...emang kebentur [kejedot] pintu.


Hal kecil yang selalu saja ada perbedaan antara aku dan ortu adalah tentang hukum wanita yang sholat berjama'ah di masjid. Kebetulan masalah ini dibahas di dua majalah yang jadi langganan ortuku tiap bulannya. Di majalah Suara Muhammadiyah edisi 11, juni 2011 halaman 14-16, masalah ini dibahas dengan judul "hadits tentang keutamaan shalat bagi perempuan di rumah dan perempuan shalat berjamaah di masjid". Sedangkan di majalah ar-risalah edisi 12, juni 2011, halaman 54-55, masalah ini dibahas dengan judul "wanita shalat di rumah aman dari fitnah". Dari penjelasan majalah suara muhammadiyah terdapat dua kesimpulan: 1. jika hal yang dilarang tidak dapat dihindari maka lebih utama bagi wanita sholat di rumah. 2. jika hal yang dilarang dapat dihindari maka lebih utama bagi wanita melakukan shalat berjamaah di masjid, dan wajib bagi suami untuk mengizinkannya. Sedangkan dari penjelasan majalah ar-risalah ada 1 kesimpulan bahwa lebih utama bagi wanita untuk shalat di rumah sekalipun tidak ada larangan untuk sholat di masjid agar terhindar dari fitnah. Ibunda Aisyah pernah berkata "seandainya Nabi saw mengetahui apa yang terjadi pada kaum wanita sesudahnya, niscaya beliau melarang mereka berangkat ke masjid".

Kamis, 09 Juni 2011

Wanita Memang Ajaib

Kalo kamu seorang wanita pasti kamu tahu dimana letak ajaibnya seorang wanita. Wanita memang diciptkan oleh Alloh untuk lebih cenderung dominan menggunakan perasaan dibanding otaknya. Bukan berarti gak pakai otak lhoh ya...Ya perasaan lebih mendominasinya. Dan yang sangat erat kaitannya dengan perasaan adalah air mata. Wanita itu mudah sekali nangis. Bahagia nangis, capek bisa nangis, apalagi sedih dan terharu dengan mudahnya air mata menetes (nonton film juga, hehehe...). Ada masalah yang datang gak jarang juga yang menyelesaikannya diawali dengan menangis. Kalau dilihat sangat aneh, masalah apapun, sepele atau masalah gede gak akan ketemu jalan keluarnya dengan cara nangis. Tapi kalau kamu seorang wanita mesti kamu akan bilang itu tidak aneh. Ketika muncul masalah, kepala pusing dengan masalah itu, badan ikut lelah juga memikirkannya, dalam waktu tidak kurang dari 15 menit semua beban dari masalah yang menjejali kepala, rasa capek di raganya lenyap seketika (walaupun masalah belum selesai). Dengan apa semua itu lenyap??? Ya, dengan mengeluarkan air mata. Kamar adalah tempat yang paling dia suka untuk menangis dan bantal adalah benda kesayangan yang menjadi temannya saat menangis. Dia masuk kamar dan mengunci rapat kamarnya dan bantal ditutupkan ke muka untuk mengurangi suara isak tangisnya. Ketika semua tercurahkan dengan keluarnya air mata, dalam waktu singkat hati terasa sangat plooong...Dan esok harinya tampak matanya bendhul.


Nangisnya seorang wanita tidak menunjukkan bahwa dia seorang yang lemah. Di balik perasaannya yang begitu sensitif dia juga sosok yang kuat. Yang sering dijadikan dasar orang-orang untuk menunjukkan betapa wanita itu sosok yang kuat adalah cerita suami atau istri yang ditinggal istri/suami meninggal dunia. Suami yang ditinggal istri, mudah untuk segera mencari istri lagi karena butuh seseorang untuk mendampinginya mengurus keluarga dan anak-anak. Tapi istri yang ditinggal suaminya, banyak yang tetap menjadi single parent buat anak-anaknya, berjuang membesarkan dan membiayai sekolah hingga anak-anaknya mentas semua. Itulah hebatnya wanita. Jadi, wanita yang menangis bukan berarti dia lemah dan wanita yang kuat juga bukan berarti dia gak boleh menangis.


Kalo ada istilah buat laki-laki "boys don't cry", kalo buat wanita "girls, you may cry". Oya, tapi jangan lampiaskan permasalahan hanya dengan menangis. Bolehlah menangis sejadinya, tapi sebagai seorang muslimah, kita punya Alloh tempat kita mengadu. Adukan semua pada-Nya, menangislah di hadapan-Nya saat tak ada orang yang mengetahuinya. Semoga tangis tersebut bisa menjadi wasilah datangnya naungan Alloh kelak dimana tak ada lagi naungan melainkan naungan-Nya. Karena salah satu dari 7 golongan yang mendapat naungan Alloh di hari dimana tidak ada naungan melainkan naungan-Nya adalah "Seseorang yang mengingat Allah di waktu sunyi sehingga mengalir air mata dr kedua matanya". 

Minggu, 05 Juni 2011

Blue Edition of Me, hehe...lagi geje


my blog, theme : goldmund
my browser, google chroom, theme : splendid
my gmail, theme : laut musim panas
my desktop, theme : blue heart

Bersabarlah dan Tafahumlah...

Seorang manusia yang meniti sebuah jalan ada kalanya menemui kerikil, batu besar atau kubangan yang lebar menganga. Kerikil, batu dan kubangan tersebut ibarat ujian dalam perjalanan tersebut. Perjalanan seorang yang mengemban amanah dakwah dan jihad pun pasti akan menjumpai ujian. Dari ujian tersebut akan tampak siapa yang istiqomah dan siapa yang futur. Orang-orang yang selamat melalui ujian tersebut hanyalah orang-orang yang diberi karunia oleh Alloh berupa kesabaran.


Dalam kehidupan bersama, penting untuk kita memiliki sebuah kesabaran. Seseorang yang telah iltizam berislam dalam kehidupan bersama, ada saja yang karena faktor ketidaksabaran sehingga menjauh dari kehidupan bersama. Mungkin salah satu ketidaksabarannya adalah hanya dalam hubungan personal satu dan yang lainnya. Dalam kehidupan seorang akhwat pun demikian. Kehidupan bermajelis adalah miniatur dari sebuah kehidupan bersama [berjama'ah] bagi seorang akhwat. Munculnya perbedaan pendapat dan perbedaan karakter terkadang terjadi dalam bermajelis. Gak sepakatnya dia dengan penataan yang ada dan amanah yang harus dia emban juga mungkin terjadi. Ketidaksabaran menghadapi perbedaan tersebut, kadang menjadikan akhwat kecewa. Kadang merasa urusannya terlalu dicampuri dan gak punya privasi. Ketidaksabarannya dan kekecewaan yang tak terungkap tersebut lama kelamaan menjadikannya menjauh. Pelan tapi pasti virus futur menyerangnya.


Perbedaan tersebut adalah sebuah sunnatulloh yang pasti terjadi. Perbedaan pendapat dan karakter dalam kehidupan bersama pun tak bisa kita hindari. Tapi sebenarnya kalau kita mau sedikit saja lebih dewasa, perbedaan tersebut tidak akan menjadi sebuah masalah besar. Selama bersamanya kita karena satu ghoyah, satu aqidah dan satu kefahaman maka perbedaan itu bisa kita selesaikan tanpa mendzolimi satu dengan yang lain. Perlunya kesabaran dan kelapangan hati untuk menghadapi perbedaan tersebut.


Selain kesabaran, akhlak terhadap sesama muslim pun harus kita tunjukkan dalam kehidupan bersama. Ada beberapa akhlak yang harus kita miliki agar dapat membina hubungan yang baik dengan saudara kita:

  1. Niat yang ikhlas karena Alloh. Ikhlasnya niat kita akan menjadikan kita senantiasa mendapat bimbingan dari Alloh
  2. Kedepankan khusnudzon dan tabayun. Hak terendah yang harus dipenuhi oleh seorang muslim terhadap saudaranya adalah husnudzon dan hak tertingginya adalah itsar. Ngomongin tentang itsar jadi teringat kisah air minum 3 syuhada. Subhanalloh, sangat sulit kita jumpai manusia semacam 3 syuhada tersebut. 
  3. Apabila terdapat perbedaan pendapat maka kembalikan urusan tersebut kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah, ajaklah dia bicara dengan cara yang ahsan, berlapang dadalah, janganlah saling mencela, selalu berupaya mencari yang terbaik dan terimalah kebenaran dari siapapun datangnya.
Semoga kita termasuk orang-orang yang senantiasa diberikan kesabaran oleh Alloh dan dijadikan orang-orang yang mencintai saudaranya sesama mukmin setelah cintanya kepada Alloh dan Rosul-Nya. Aamiin...